<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168199">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PRODUKTIVITAS EXCAVATOR CATERPILLAR 395 DAN OFF-HIGHWAY TRUCK CATERPILLAR 777E PADA KEGIATAN COAL GETTING PIT MONTEGI BAWAH PT ANTAREJA MAHADA MAKMUR JOBSITE PT MIFA BERSAUDARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Raihan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik	Teknik Pertambangan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PT Antareja Mahada Makmur jobsite PT Mifa Bersaudara melakukan kegiatan penambangan batubara dengan sistem tambang terbuka (open-pit). Penelitian ini didasarkan pada ketidaktercapaian target produksi batubara pada bulan Mei 2024, dimana fleet 1 hanya mencapai 44% dan fleet 2 hanya mencapai 20% dari target yang telah ditetapkan perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab ketidakcapaian produksi, mengevaluasi kondisi aktual operasional alat berat, serta memberikan rekomendasi teknis yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja guna menunjang pencapaian target produksi perusahaan secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, melalui pengumpulan data primer seperti waktu edar (cycle time), waktu kerja aktual, hambatan operasional alat, ketersediaan alat, kondisi jalan, serta geometri jalan tambang, dan dilengkapi dengan data sekunder dari pihak perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa rendahnya efisiensi kerja, tingginya waktu edar, kondisi jalan angkut yang belum optimal, serta ketidaksesuaian antara alat gali muat dan alat angkut (match factor) merupakan faktor-faktor utama penyebab rendahnya produktivitas alat. Upaya optimasi dilakukan melalui perbaikan efisiensi kerja, pengurangan hambatan operasional, dan peningkatan keserasian kerja antara alat gali muat dan alat angkut. Setelah dilakukan optimasi, produktivitas alat meningkat secara signifikan. Selain itu, simulasi penambahan unit hauler menunjukkan potensi peningkatan produksi lebih lanjut. Penelitian ini memberikan rekomendasi teknis seperti hasil dari simulasi perbaikan didapatkan produksi fleet 1 alat gali muat sebesar 314.201,33 ton/bulan dengan ketercapaian produksi 157% dan alat angkut sebesar 237.423,25 ton/bulan dengan ketercapaian produksi 119% sedangkan produksi fleet 2 alat gali muat sebesar 236.796,26 ton/period dengan ketercapaian produksi 147% dan alat angkut sebesar 184.523,66 ton/period dengan ketercapaian 114%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168199</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 10:59:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 11:53:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>