DAMPAK KEHILANGAN TUTUPAN VEGETASI TERHADAP SUHU PERMUKAAN DI KOTA SABANG: IMPLIKASI UNTUK MANAJEMEN RUANG PULAU KECIL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

DAMPAK KEHILANGAN TUTUPAN VEGETASI TERHADAP SUHU PERMUKAAN DI KOTA SABANG: IMPLIKASI UNTUK MANAJEMEN RUANG PULAU KECIL


Pengarang

Naja Asrina - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Ashfa - 197302152000031001 - Dosen Pembimbing I
Eldina Fatimah - 196408281989032002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2309200140004

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perkembangan kota yang pesat dapat memberikan dampak negatif apabila tidak dikelola dengan baik, salah satunya adalah hilangnya tutupan vegetasi yang berdampak pada peningkatan suhu permukaan. Kota Sabang sebagai wilayah pulau kecil mengalami alih fungsi lahan yang signifikan, dari hutan dan badan air menjadi kawasan terbangun dan lahan pertanian, sehingga meningkatkan risiko bencana klimatologis seperti kekeringan dan kebakaran hutan/lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan vegetasi dan suhu permukaan antara tahun 2013 hingga 2023, mengevaluasi hubungan keduanya, serta menyusun rekomendasi kebijakan penataan ruang berbasis mitigasi. Metode yang digunakan meliputi analisis NDVI untuk tutupan vegetasi dan LST untuk suhu permukaan, serta analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi negatif antara tutupan vegetasi dan suhu permukaan, sehingga diperlukan intervensi kebijakan ruang yang berorientasi pada pelestarian vegetasi untuk mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

Kata kunci: tutupan vegetasi, suhu permukaan, pulau kecil, mitigasi, tata ruang

Rapid urban development can result in negative impacts if not properly managed, including the loss of vegetation cover which contributes to increasing land surface temperatures. Sabang City, a small island area, has experienced significant land conversion from forests and water bodies to built-up and agricultural areas, thereby increasing the risk of climatological disasters such as drought and forest/land fires. This study aims to analyze changes in vegetation cover and land surface temperature from 2013 to 2023, assess their correlation, and develop spatial planning policy recommendations for mitigation. The methods used include NDVI analysis for vegetation cover, LST analysis for surface temperature, and linear regression analysis. The results show a negative correlation between vegetation cover and land surface temperature, highlighting the need for spatial policies focused on vegetation preservation to reduce future disaster risks. Keywords: vegetation cover, land surface temperature, small island, mitigation, spatial planning

Citation



    SERVICES DESK