<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168125">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA ALIRAN DAYA SISTEM KELISTRIKAN 20 KV SUBULUSSALAM TERHADAP INTERKONEKSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BIOMASSA (PLTBM) SUBULUSSALAM 10 MW</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rayhan Muhammad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aliran daya pada sistem kelistrikan 20 kV di Subulussalam terhadap interkoneksi Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm). Interkoneksi pembangkit listrik berbasis biomassa diharapkan dapat meningkatkan penggunaan energi terbarukan sebagai sumber energi listrik ramah lingkungan dan juga meningkatkan keandalan sistem tenaga listrik di wilayah tersebut. Studi ini menggunakan perangkat lunak Electrical Transient Analyzer Program (ETAP) untuk melakukan simulasi dan analisis aliran daya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Newton-Raphson untuk menyelesaikan masalah aliran daya. Data teknis dari jaringan distribusi 20 kV Subulussalam, termasuk parameter saluran dan karakteristik beban, dikumpulkan dan dimodelkan dalam ETAP. Selain itu, data teknis dari PLTBm yang akan diintegrasikan juga dimasukkan dalam model untuk melihat dampaknya terhadap sistem yang ada. Hasil simulasi menunjukkan terdapat perubahan pada profil tegangan, distribusi aliran daya, dan susut energi pada sistem kelistrikan 20 kV Subulussalam setelah interkoneksi dengan PLTBm. Hasil analisa menunjukkan bahwa interkoneksi PLTBm dapat dilakukan dengan beberapa kondisi yang terjadi pada kualitas tegangan dan besarnya susut daya secara keseluruhan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa interkoneksi PLTBm Subulussalam 10 MW dengan sistem kelistrikan 20 kV di Subulussalam berpotensi untuk dilakukan dengan mempertimbangan beberapa aspek penting yang sesuai dengan standar SPLN. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam perencanaan dan pengembangan sistem tenaga listrik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di wilayah tersebut.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ELECTRIC POWER - ENGINERING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BIOMASSA ENERGY</topic>
 </subject>
 <classification>621.31</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168125</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 09:23:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 11:27:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>