<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168059">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN RISIKO TSUNAMI BERDASARKAN PEMODELAN NUMERIK DENGAN MENGGUNAKAN TUTUPAN LAHAN TAHUN 2024 DI WILAYAH LHOKNGA, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Afryanti Veronika Simangunsong</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Wilayah pesisir Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar merupakan daerah&#13;
yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap ancaman tsunami, terutama mengingat&#13;
peristiwa tsunami tahun 2004 yang memberikan dampak signifikan terhadap&#13;
wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat risiko tsunami melalui&#13;
pendekatan spasial berbasis pemodelan numerik dengan mempertimbangkan&#13;
kondisi tutupan lahan saat ini. Analisis dilakukan terhadap tiga komponen utama:&#13;
bahaya, kerentanan, dan kapasitas. Hasil pemodelan numerik menunjukkan bahwa&#13;
ketinggian genangan tsunami di atas 3 meter mencakup hampir seluruh wilayah&#13;
Kecamatan Lhoknga. Dari 28 gampong yang ada, sebanyak 10 gampong berada di&#13;
zona merah pada peta (kategori bahaya tinggi). Analisis kerentanan menunjukkan&#13;
gampong seperti Lamkruet dan Weuraya memiliki tingkat kerentanan tinggi dengan&#13;
nilai indeks 0.7032, terutama pada aspek fisik dan sosial. Indeks kapasitas di&#13;
sebagian besar gampong tergolong rendah, menunjukkan masih lemahnya&#13;
kesiapsiagaan masyarakat. Kombinasi antara bahaya tinggi, kerentanan tinggi, dan&#13;
kapasitas rendah menyebabkan seluruh gampong memiliki nilai indeks risiko di&#13;
atas 0.6, yang termasuk dalam kategori tinggi. Selain itu, hasil analisis&#13;
menunjukkan bahwa jenis tutupan lahan turut memengaruhi tingkat risiko tsunami.&#13;
Daerah dengan tutupan lahan berupa permukiman padat dan lahan terbuka&#13;
menunjukkan tingkat risiko lebih tinggi dibandingkan kawasan berhutan atau&#13;
vegetasi rapat yang berfungsi sebagai zona penyangga. Oleh karena itu, informasi&#13;
ini penting untuk mendukung perencanaan mitigasi berbasis tata ruang dan&#13;
perlindungan ekosistem pesisir. &#13;
Kata kunci: bahaya, kerentanan, kapasitas, risiko</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168059</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-27 21:46:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 09:17:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>