PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS INDEKS KUALITAS TANAH DI DESA LUTUENG KECAMATAN MANE KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS INDEKS KUALITAS TANAH DI DESA LUTUENG KECAMATAN MANE KABUPATEN PIDIE


Pengarang

Maiyuni - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Munira Sungkar - 197606062000122001 - Dosen Pembimbing I
Lia Fitria Rahmatillah - - - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1804109010009

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Geologi (S1) / PDDIKTI : 34201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak
Secara administratif lokasi penelitian berada pada Desa Lutueng Kecamatan Mane Kabupaten Pidie Provinsi Aceh. Secara geografis berada pada titik koordinat 4o 54’33,98” - 4o 51’51,08” LU dan 96o 5’31,02” - 96o 5’31,53” BT dengan cakupan area sekitar 25 km2. Daerah penelitian termasuk ke dalam lembar Takengon yang terdiri dari 4 formasi batuan yaitu Formasi Jaleuem (Muj), Formasi Geumpang (Mug),Formasi Satuan Meukeub (Qvmk), serta Endapan Alluvium (Qh). Desa Lutueng dimanfaatkan warga setempat sebagai tempat pemukiman, dan lahan pertanian, sehingga sebagian masyarakat Desa Lutueng berprofesi sebagai petani, dan sudah banyak lahan yang telah dijadikan lahan pertanian, namun sampai saat ini belum dilakukan penelitian terhadap kualitas tanah di daerah tersebut. Penelitian ini melakukan pemetaan geologi, serta menggunakan metode analisis petrografi dan metode analisis nilai indeks kualitas tanah/Soil Quality Index (SQI). Pemetaan geologi dilakukan secara langsung terdiri dari beberapa rangkaian meliputi mengidentifikasi litologi, geomorfologi, pengambilan sampel batuan dan pengambilan sampel tanah. Metode analisis petrografi dilakukan untuk mengetahui kandungan mineral, penamaan batuan pada suatu batuan dan lain sebagainya dengan melakukan sayatan tipis serta mengetahui proses yang berlangsung dalam pembentukan batuan. Metode analisis indeks kualitas tanah bertujuan untuk mengetahui jenis kualitas tanah pada lokasi penelitian dengan menggunakan 6 parameter sifat fisik tanah yaitu tekstur tanah, bahan induk, kandungan fragmen, kemiringan, kedalaman tanah, dan drainase, kemudian digabungkan dan menghasilkan peta kualitas tanah dengan tingkatan baik, sedang, dan buruk. Berdasarkan hasil dari analisis nilai indeks kualitas tanah/Soil Quality Index (SQI) menunjukkan bahwa terdapat 2 jenis kualitas tanah pada daerah penelitian yaitu kualitas baik dan kualitas buruk. Hasil penelitian ini berupa 6 peta parameter sifat fisik tanah yaitu peta tekstur tanah, peta bahan induk, peta kandungan fragmen, peta kemiringan tanah, peta kedalaman tanah, dan peta drainase, serta menghasilkan peta lintasan, peta geomorfologi, peta geologi, sayatan tipis batuan, dan peta kualitas tanah.

Kata Kunci: Lutueng, pemetaan geologi, indeks kualitas tanah, analisis petrografi, Soil Quality Index (SQI).

Abstract Administratively, the research location is situated in Lutueng Village, Mane Sub-district, Pidie Regency, Aceh Province. Geographically, it lies at the coordinates 4°54’33.98” - 4°51’51.08” N and 96°5’31.02” - 96°5’31.53” E, covering an area of approximately 25 km². The study area is part of the Takengon Sheet, which consists of four rock formations: Jaleuem Formation (Muj), Geumpang Formation (Mug), Meukeub Unit Formation (Qvmk), and Alluvium Deposits (Qh). Lutueng Village is utilized by the local community as a residential area and agricultural land, with many residents working as farmers. A significant portion of land has already been converted into farmland; however, no research on soil quality has been conducted in this area so far. This study involves geological mapping and employs petrographic analysis and the Soil Quality Index (SQI) method. Geological mapping was conducted directly in the field through a series of steps, including lithology identification, geomorphological assessment, and rock and soil sampling. Petrographic analysis was carried out to determine mineral content, rock classification, and other characteristics by preparing thin sections and identifying processes involved in rock formation. The Soil Quality Index analysis aims to determine the soil quality types within the study area by assessing six physical soil parameters: soil texture, parent material, fragment content, slope, soil depth, and drainage. These parameters were integrated to produce a soil quality map, classifying the land into good, moderate, and poor categories. The results of the SQI analysis show that the study area contains two types of soil quality: good and poor. This research produced six maps of physical soil parameters, namely soil texture map, parent material map, fragment content map, slope map, soil depth map, and drainage map, as well as a traverse map, geomorphology map, geological map, thin section analysis, and soil quality map. Keywords: Lutueng, geological mapping, soil quality index, petrographic analysis, Soil Quality Index (SQI).

Citation



    SERVICES DESK