PENGARUH LAMA PERENDAMAN DAN KONSENTRASI TRICHODERMA HARZIANUM TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH PADI KADALUARSA (ORYZA SATIVA L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH LAMA PERENDAMAN DAN KONSENTRASI TRICHODERMA HARZIANUM TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH PADI KADALUARSA (ORYZA SATIVA L.)


Pengarang

MASDALIFA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Halimursyadah - 197002241997022001 - Dosen Pembimbing I
Hasanuddin - 197208052000031003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2105101050021

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : ., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Menurunnya viabilitas dan vigor benih merupakan tanda bahwa benih mengalami kerusakan fisiologis. Kemunduran viabilitas dan vigor benih (deteriorasi) akan berpengaruh secara tidak langsung terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Dampak buruk penurunan mutu benih dapat dikurangi dengan teknik peremajaan benih, salah satunya adalah perendaman (biopriming) dengan mikroba Trichoderma harzianum. Tujuan dari perlakuan perendaman adalah untuk mengatur kebutuhan air benih selama perkecambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman dan konsentrasi Trichoderma harzianum, serta interaksi antara lama perendaman dan konsentrasi Trichoderma harzianum terhadap viabilitas dan vigor benih padi kadaluarsa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 3 ulangan. Terdapat dua faktor yang diteliti yaitu lama perendaman yaitu 0 jam, 12 jam, 24 jam, dan 36 jam. Faktor kedua adalah konsentrasi Trichoderma harzianum yaitu 0%, 20%, 30%, dan 40%. Parameter yang diamati adalah potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, indeks vigor, keserempakan tumbuh, kecepatan tumbuh, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50% perkecambahan total relatif, berat basah kecambah normal dan berat kering kecambah normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama perendaman terbaik yaitu pada lama perendaman 12 jam yang mampu meningkatkan viabilitas dan vigor benih padi kadaluarsa berdasarkan parameter daya berkecambah, keserempakan tumbuh, kecepatan tumbuh dan berat kering kecambah normal. Pada konsentrasi Trichoderma harzianum yang memiliki konsentrasi terbaik yaitu 20% yang mampu meningkatkan viabilitas dan vigor benih padi kadaluarsa berdasarkan parameter parameter daya berkecambah, indeks vigor, keserempakan tumbuh, kecepatan tumbuh dan berat kering kecambah normal. Terjadi interaksi yang tidak nyata pada lama perendaman dan konsentrasi Trichoderma harzianum terhadap semua parameter yang diamati.

Decreased seed viability and vigor are signs that seeds are experiencing physiological damage. The deterioration of seed viability and vigor will indirectly affect plant growth and productivity. The adverse effects of seed quality deterioration can be reduced by seed rejuvenation techniques, one of which is soaking (biopriming) with Trichoderma harzianum microbes. The purpose of the soaking treatment is to regulate the water requirements of seeds during germination. This study aims to determine the effect of soaking duration and concentration of Trichoderma harzianum, as well as the interaction between soaking duration and concentration of Trichoderma harzianum on the viability and vigor of expired rice seeds. This study used a completely randomized design (CRD) factorial with three replications. There were two factors studied: soaking duration (0 hours, 12 hours, 24 hours, and 36 hours) and Trichoderma harzianum concentration (0%, 20%, 30%, and 40%). The parameters observed were maximum growth potential, germination rate, vigor index, uniformity of growth, growth rate, time required to reach 50% relative total germination, fresh weight of normal seedlings, and dry weight of normal seedlings. The results of the study showed that the optimal soaking time was 12 hours, which improved the viability and vigor of expired rice seeds based on the parameters of germination rate, growth uniformity, growth rate, and dry weight of normal seedlings. At a concentration of Trichoderma harzianum, the optimal concentration was 20%, which improved the viability and vigor of expired rice seeds based on the parameters of germination rate, vigor index, uniformity of growth, growth rate, and normal dry weight of seedlings. There was no significant interaction between soaking time and Trichoderma harzianum concentration on all observed parameters.

Citation



    SERVICES DESK