<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168051">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH BAHAN PEMBENAH TANAH (BIOCHAR) TERHADAP KOMPAKSI PADA LAHAN PERTANIAN SAWAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Uswatun Atika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Pemadatan tanah merupakan faktor utama yang mempengaruhi kualitas fisik tanah sawah dengan membatasi infiltrasi air, mengurangi aerasi, dan membatasi perkembangan akar. Penggunaan biochar telah muncul sebagai pendekatan yang menjanjikan untuk mengurangi pemadatan tanah dan memperbaiki struktur tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh biochar sekam padi dan bambu petung terhadap pemadatan tanah dalam berbagai kondisi kelembaban. Percobaan laboratorium dilakukan dengan menggunakan uji pemadatan tanah standar, diikuti dengan analisis regresi kuadrat. Baik biochar sekam padi maupun bambu petung menunjukkan hubungan kuadrat antara kadar air tanah dan pemadatan, dengan nilai R² masing-masing sebesar 0,8512 dan 0,9913. Biochar sekam padi secara signifikan mengurangi pemadatan tanah, dengan berat jenis menurun dari 1,2006 g.cm⁻³ pada kelembaban 0,41 g.g-1 menjadi 1,1940 g.cm⁻³ pada kelembaban 0,40 g.g-1. Sebagai perbandingan, tanah yang diolah dengan biochar bambu petung menunjukkan kerapatan massa puncak sebesar 1,3806 g.cm⁻³ pada kadar air 0,36 g.g-1  dan relatif stabil pada kadar air yang lebih tinggi. Efektivitas biochar dalam mengurangi pemadatan tanah dipengaruhi oleh sifat fisiknya, seperti porositas dan kepadatan. Berdasarkan temuan ini, biochar sekam padi direkomendasikan sebagai amandemen tanah yang efektif untuk memperbaiki struktur tanah sawah dan mendorong pertanian berkelanjutan.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Biochar, Kadar air, Tanah sawah, Pemadatan tanah, Pertanian berkelanjutan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LAND USE - AGRICULTURAL SURVEYS</topic>
 </subject>
 <classification>631,47</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168051</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-27 21:00:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-07 15:53:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>