HUBUNGAN KECANDUAN GADGET TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL PADA REMAJA KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KECANDUAN GADGET TERHADAP KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL PADA REMAJA KOTA BANDA ACEH


Pengarang

ALYA RAHMA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Novi Susilawati - 198911162019032018 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2110102010112

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : ., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kecanduan gadget merupakan salah satu dampak negatif dari kemajuan teknologi yang
kian marak terjadi, terutama di kalangan remaja. Ketergantungan terhadap perangkat
seperti smartphone dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah
kemampuan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
kecanduan gadget dan kemampuan interaksi sosial pada remaja tahap awal di Kota Banda
Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap
124 responden berusia 10–14 tahun. Teori yang digunakan adalah Uses and Effects
Theory yang menekankan bahwa penggunaan media akan menimbulkan dampak tertentu
terhadap perilaku pengguna. Instrumen yang digunakan telah diuji validitas dan
reliabilitasnya, dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,957 untuk variabel kecanduan
gadget dan 0,891 untuk kemampuan interaksi sosial, yang menunjukkan bahwa instrumen
sangat andal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara
kecanduan gadget dengan kemampuan interaksi sosial, dengan nilai signifikansi (2tailed)

sebesar 0,016 dan koefisien korelasi Pearson sebesar 0,216, yang menunjukkan
adanya hubungan korelasi lemah namun bermakna secara statistik. Sebanyak 60
responden (48,38%) teridentifikasi mengalami kecanduan gadget pada tingkat rendah,
sedangkan 83 responden (66,93%) tetap menunjukkan kemampuan interaksi sosial yang
baik. Sehingga disimpulkan bahwa semakin rendah kecanduan gadget maka semakin
tinggi kemampuan interaksi sosial seseorang, sebaliknya semakin tinggi kecanduan
gadget maka akan semakin rendah kemampuan interaksi seseorang.

Gadget addiction is one of the negative impacts of rapid technological advancement, particularly prevalent among adolescents. Dependence on devices such as smartphones can influence various aspects of life, including social interaction abilities. This study aims to examine the relationship between gadget addiction and social interaction skills among early adolescents in Banda Aceh. A quantitative approach was used with a survey method involving 124 respondents aged 10–14 years. The study employed the Uses and Effects Theory, which posits that media usage produces specific behavioral effects on users. The instruments used in the study were tested for validity and reliability, resulting in a Cronbach’s Alpha of 0.957 for gadget addiction and 0.891 for social interaction, indicating strong reliability. The results showed a significant relationship between gadget addiction and social interaction skills, with a Pearson correlation significance (2-tailed) value of 0.016 and a correlation coefficient of 0.216, indicating a weak but statistically meaningful correlation. A total of 60 respondents (48.38%) were identified as having low levels of gadget addiction, while 83 respondents (66.93%) still demonstrated good social interaction skills. It can be concluded that the lower the gadget addiction, the higher a person's social interaction ability; conversely, the higher the gadget addiction, the lower the person's social interaction ability.

Citation



    SERVICES DESK