UJI AKTIVITAS ANTI PLASMODIUM EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) PADA MENCIT YANG DIINFEKSI PLASMODIUM BERGHEI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

UJI AKTIVITAS ANTI PLASMODIUM EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) PADA MENCIT YANG DIINFEKSI PLASMODIUM BERGHEI


Pengarang

Mhd. Raihan Pratama Salim - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nuzul Asmilia - 196712211992032001 - Dosen Pembimbing I
Rusli - 196012311982111002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2002101010036

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Malaria merupakan penyakit yang dapat mengancam jiwa dan ditularkan kepada manusia melalui nyamuk jenis Anopheles yang disebabkan oleh parasit protozoa yang termasuk dalam genus Plasmodium. Indonesia merupakan salah satu negara endemis malaria dengan jumlah kasus sebanyak 443.530 kasus berdasarkan laporan kasus malaria dari Kementerian Kesehatan RI tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun malaka (Phyllanthus emblica) terhadap pertumbuhan dan perkembangan Plasmodium berghei (P. berghei). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang terdiri dari lima kelompok perlakuan dengan lima kali pengulangan dan diamati dari Hari ke-0 sampai Hari ke-5 . K1 sebagai kontrol negatif hanya diinfeksi dengan P. berghei. K2 sebagai kontrol positif menggunakan klorokuin 5 mg/KgBB. Kelompok perlakuan K3, K4 dan K5 menggunakan dosis ekstrak etanol daun malaka 300, 600, dan 1200 mg/KgBB. Pengamatan pertumbuhan dan perkembangan P. berghei dilakukan dengan metode apusan darah tipis dan dihitung persentase daya hambat yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun malaka dosis 1200 mg/KgBB efektif sebagai antiplasmodium dengan daya hambat 65,77%.

Malaria is a life threatening disease transmitted to humans through Anopheles mosquitoes and caused by protozoan parasites belonging to the genus Plasmodium. Indonesia is one of the malaria endemic countries, with a total of 443,530 cases reported by the Indonesian Ministry of Health in 2023. This study aims to determine the effect of ethanol extract of Phyllanthus emblica (Malaka) leaves on the growth and development of Plasmodium berghei (P. berghei). The research method used was an experimental design consisting of five treatment groups with five replications, observed from Day 0 to Day 5. Group K1 was only infected with P. berghei. Group K2 received chloroquine at a dose of 5 mg/kg body weight. Treatment groups K3, K4, and K5 received ethanol extract of Phyllanthus emblica leaves at doses of 300, 600, and 1200 mg/kg body weight, respectively. Observation of the growth and development of P. berghei was carried out using thin blood smear methods and the inhibitory percentage was calculated. The results showed that administration of Phyllanthus emblica leaf ethanol extract at a dose of 1200 mg/kg BW was effective as an antiplasmodial agent with an inhibition rate of 65.77%.

Citation



    SERVICES DESK