<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167883">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH STATER LACTOBACILLUS PLANTARUM DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA TERHADAP KUALITAS SOFT CHEESE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FATANAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Soft cheese berbasis susu kambing kaya nutrisi dan ramah bagi penderita intoleransi laktosa, namun teksturnya lembut karena kandungan airnya mencapai 80 %. Fermentasi dengan starter Lactobacillus plantarum efektif meningkatkan kualitas mikrobiologis dan nutrisi melalui produksi asam laktat dan penghambatan kontaminan, serta bisa menggantikan enzim rennet impor untuk mendukung kemandirian pangan lokal. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa variasi konsentrasi starter sangat memengaruhi probiotik total, rendemen, kadar air, dan protein, namun evaluasi komprehensif terhadap semua parameter ini pada soft cheese kambing masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh konsentrasi L. plantarum (4–5,5 %) terhadap aspek mikrobiologis dan kimia produk.Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Pengolahan Susu dan Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian, Jurusan Peternakan, Fakultas pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Tujuan penelitan ini Menentukan konsentrasi starter Lactobacillus plantarum yang tepat untuk menghasilkan soft cheese berkualitas baik, dengan jumlah probiotik yang optimal, rendemen yang baik,  kadar protein yang baik, dan kadar air yang baik. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)  yang terdiri 5 perlakuan  yaitu P0 = 0% Lactobacillus plantarum, P1= 4% Lactobacillus plantarum, P2= 4,5% Lactobacillus plantarum, P3=5% Lactobacillus plantarum, P4=5,5% Lactobacillus plantarum. Setiap perlakuan diulangi 4 ulangan sehingga mendapatkan 20 unit percobaaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan analysis of variance (ANOVA) dan jika terdapat perbedaan dilakukan uji Jarak Berganda Duncan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan Lactobacillus plantarum pada soft cheese berpengaruh nyata (P0,05). Konsentrasi terbaik diperoleh pada P4 dengan persentase 5,5%. Semakin tinggi kosentrasi yang diberikan akan menghasilkan soft cheese dengan tekstur yang optimal dan kaya akan probitoik. Karena Lactobacillus plantarum memiliki potensi signifikan meningkatkan kualitas mikrobiologis dan nutrisi soft cheese melalui proses fermentasi yang efektif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167883</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-26 10:34:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-27 20:33:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>