ANALISIS FRAUD HEXAGON DAN PENGARUHNYA TERHADAP KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN DI PERUSAHAAN KONSTRUKSI YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2019 - 2023 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS FRAUD HEXAGON DAN PENGARUHNYA TERHADAP KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN DI PERUSAHAAN KONSTRUKSI YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2019 - 2023


Pengarang

Syifani Andira - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Islahuddin - 196107141987031001 - Dosen Pembimbing I
Raida Fuadi - 196804271999032001 - Penguji
Sayuthi - 196909182008121001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2101103010047

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi dan Bisnis., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh elemen-elemen dalam teori
Fraud Hexagon terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan konstruksi
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2023. Fraud Hexagon
merupakan pengembangan dari teori fraud sebelumnya dengan enam dimensi
utama yaitu tekanan (pressure), kesempatan (opportunity), rasionalisasi
(rationalization), kapabilitas (capability), ego (arrogance), dan kolusi (collusion).
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear
berganda. Variabel-variabel yang digunakan sebagai proksi dari elemen Fraud
Hexagon adalah pertumbuhan aset, efektivitas pemantauan, opini audit, perubahan
direksi, dualitas CEO, dan koneksi politik. Data diperoleh dari laporan tahunan dan
laporan keuangan perusahaan konstruksi yang terdaftar di BEI. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa beberapa elemen Fraud Hexagon berpengaruh signifikan
terhadap kecurangan laporan keuangan, khususnya dalam konteks industri
konstruksi yang memiliki karakteristik kompleks dan rawan manipulasi. Temuan
ini memberikan implikasi praktis bagi manajemen dan regulator dalam
meningkatkan sistem pengendalian internal serta upaya mitigasi fraud yang lebih
komprehensif melalui pendekatan multidimensional.
Kata Kunci: Fraud Hexagon, Kecurangan Laporan Keuangan, Perusahaan
Konstruksi, Bursa Efek Indonesia, Beneish M-Score.

ABSTRACT This study aims to analyze the influence of the elements within the Fraud Hexagon theory on financial statement fraud in construction companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019–2023 period. The Fraud Hexagon is an expansion of previous fraud theories and consists of six key dimensions: pressure, opportunity, rationalization, capability, arrogance, and collusion. This research adopts a quantitative approach using multiple linear regression analysis. The variables used as proxies for the Fraud Hexagon elements include asset growth, monitoring effectiveness, audit opinion, board of director changes, CEO duality, and political connections. Data were obtained from the annual and financial reports of IDX-listed construction companies. The results show that several elements of the Fraud Hexagon have a significant effect on financial statement fraud, particularly within the construction industry, which is characterized by operational complexity and vulnerability to manipulation. These findings provide practical implications for management and regulators in strengthening internal control systems and adopting a more comprehensive fraud mitigation strategy through a multidimensional approach. Keywords: Fraud Hexagon, Fraudulent Financial Report, Construction Industry, Beneish M-Score, IDX

Citation



    SERVICES DESK