<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167829">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN YURIDIS CERAI GUGAT AKIBAT JUDI ONLINE (STUDI KASUS DI MAHKAMAH SYAR’IYAH BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mufti Rifky</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>KAJIAN YURIDIS CERAI GUGAT AKIBAT JUDI ONLINE &#13;
(Studi Kasus di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh)&#13;
&#13;
Mufti Rifky &#13;
Azhari &#13;
Iman Jauhari&#13;
&#13;
ABSTRAK&#13;
&#13;
Pada dasarnya perkawinan dilakukan sampai meninggalnya salah seorang suami istri, akan tetapi dalam keadaan tertentu terdapat hal yang menghendaki putusnya perkawinan. Hak memutuskan perkawinan bukan hanya ada pada suami, tetapi istri juga memiliki hak tersebut. Adapun salah satu penyebab pengajuan cerai gugat karena suami kecanduan bermain judi online. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI Nomor 9 Tahun 1975 Pasal 19 huruf a yang menyatakan bahwa apabila salah satu pihak melakukan perjudian yang sukar untuk disembuhkan, maka boleh mengajukan perceraian. Kecanduan judi online dapat menciptakan ketegangan dan perselisihan yang berlarut-larut. Tidak jarang, masalah ekonomi timbul dari kecanduan yang akan memperparah situasi, mengakibatkan pertengkaran yang pada akhirnya akan berakhir pada perceraian. Dari sekian banyak faktor perceraian, maka hakim menjadikan judi online sebagai salah satu faktor yang dapat memutuskan perkawinan.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan alasan dan dasar hukum yang digunakan oleh Hakim dalam menyelesaikan kasus cerai gugat yang disebabkan oleh judi online, serta upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kasus cerai gugat yang disebabkan oleh judi online.&#13;
Jenis penelitian bersifat yuridis normatif, dengan menggunakan pendekatan kasus dan pendekatan undang-undang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, studi pustaka dan dokumentasi, menggunakan sumber hukum primer berupa putusan pengadilan dan bahan pustaka, kemudian bahan hukum sekunder berupa wawancara dengan istri yang mengajukan cerai gugat, Hakim Mahkamah Syar’iyah, dan Kanwil Kemenag. Data yang diperoleh selanjutnya disusun secara urut dan sistematis kemudian dianalisis secara kualitatif. &#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hakim melihat dengan adanya judi online dapat memicu pertikaian dan perselisihan antara pasangan suami istri, tidak terpenuhinya hak-hak istri, serta istri harus menanggung akibat dari perbuatan suami yang terlalu kecanduan dengan judi online. Judi online mengakibatkan rumah tangga menjadi tidak stabil sehingga tujuan dari perkawinan yang dicita-citakan oleh UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan tidak tercapai lagi, begitu pula yang diharapkan Al-Qur’an yaitu kehidupan sakinah mawaddah warahmah dalam surat Ar-Rum ayat 21. Dasar hukum yang digunakan hakim dalam menyelesaikan perkara cerai gugat yaitu: UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, PP No 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan UU No 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Pasal 116 Kompilasi Hukum Islam, serta aturan-aturan lain yang berkaitan dengan permasalahan yang diajukan. Adapun Upaya pencegahan terjadinya cerai gugat dengan alasan judi online dapat dilakukan sebelum perkawinan terjadi yang dilakukan oleh Kementrian Agama berupa pembinaan perkawinan. Sedangkan setelah terjadinya perkawinan, upaya pencegahan hanya dapat dilakukan oleh istri, istri harus lebih berani menghadapi suami yang sudah terlibat perjudian online agar rumah tangganya bisa dipertahankan.&#13;
Disarankan kepada Pemerintah untuk melakukan upaya-upaya penyuluhan/pendidikan keagamaan dan moral serta pendidikan tentang pembentukan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, sehingga tidak mudah goyah serta tidak mudah menimbulkan perselisihan dan pertengkaran yang berakhir dengan perceraian. Diharapkan ada keterpaduan antara pemerintah provinsi/kabupaten/kota dengan aparat penegak hukum sebagai pengayom dan pembimbing masyarakat untuk hidup rukun dan damai dalam masyarakat sehingga terhindar dari Judi online. Serta akan lebih baik bila penegak hukum lebih progresif dalam memberantas tindak pidana perjudian online, karena perjudian dapat berdampak negatif dalam kehidupan masyarakat, yang mana dapat berefek untuk individu itu sendiri, maupun berefek untuk keluarga dan masyarakat luas&#13;
&#13;
Kata kunci: Cerai Gugat; Judi Online.	 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167829</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 22:03:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-27 12:43:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>