<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167799">
 <titleInfo>
  <title>PENILAIAN PROSEDUR PEMOTONGAN DAN KELENGKAPAN FASILITAS SERTA SANITASI YANG SESUAI PADA RUMAH POTONG HEWAN KEUDAH BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jumi Maulida</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Rumah potong hewan (RPH) merupakan fasilitas yang dirancang untuk melakukan pemotongan hewan dengan cara yang aman dan halal serta memperhatikan kesejahteraan hewan. Tujuan utama RPH adalah untuk memastikan keamanan pangan dan kualitas daging hasil pemotongan dalam keadaan aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH) hingga dilakukan proses pendistribusian kepada masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi. Aspek penting yang perlu diperhatikan di RPH adalah prosedur pemotongan, fasilitas serta sanitasi yang sesuai untuk memastikan bahwa proses pemotongan dilakukan berdasarkan syariat serta sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. &#13;
Berdasarkan kondisi tersebut, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai “Penilaian Prosedur Pemotongan dan Kelengkapan Fasilitas serta Sanitasi yang Sesuai pada Rumah Potong Hewan Keudah Banda Aceh”. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 27-28 Februari 2025 tepatnya pada saat malam meugang yang berlokasi di RPH Keudah Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey menggunakan kuesioner dan melakukan wawancara dengan petugas RPH serta melakukan pengamatan secara langsung. Penelitian pada RPH  menggunakan tiga parameter yaitu prosedur pemotongan, kelengkapan fasilitas serta sanitasi yang sesuai. &#13;
Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa RPH Keudah Banda Aceh masih ada yang tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku dibidang peternakan baik itu dibagian prosedur pemotongan, kelengkapan fasilitas maupun kesesuaian sanitasi. Untuk prosedur pemotongan didapatkan hasil persentase sebanyak 70% dikarenakan masih ditemukannya beberapa hal yang masih belum terpenuhi, terkait dengan kelengkapan fasilitas dan juga kesesuaian sanitasi yang ada di RPH Keudah Banda Aceh diperoleh nilai persentase sebanyak 73% setelah dilakukan analisis data dengan mencari persentase kemudian dilanjutkan dengan mencari rataan secara keseluruhan dari semua parameter yang digunakan maka didapatkan hasil persentase sebanyak 72% sehingga untuk RPH Keudah Banda Aceh dikategorikan dalam kondisi yang cukup.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167799</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 19:20:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-27 12:17:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>