<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167795">
 <titleInfo>
  <title>PERLAKUAN BENIH MENGGUNAKAN RIZOBAKTERI SEBAGAI PGPR UNTUK PEMATAHAN DORMANSI DUA VARIETAS BENIH KOPI (COFFEA SP.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HADIATUL MUNAWARAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kopi (Coffea sp.) merupakan salah satu komoditas utama yang banyak dibudidayakan di Indonesia, terutama varietas Arabika dan Robusta. Perkecambahan benih kopi berlangsung lambat karena adanya dormansi benih. Salah satu cara pematahan dormansi adalah melalui pemanfaatan rizobakteri sebagai PGPR yang mampu memproduksi fitohormon. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh beberapa jenis rizobakteri untuk pematahan dormansi dua varietas benih kopi. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Departemen Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, dari bulan Januari sampai April 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 6 × 2 dengan tiga kali ulangan, sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Faktor pertama adalah jenis rizobakteri yang terdiri atas 6 taraf yaitu R0= kontrol; R1= CL 4/1; R2= KI 8/1; R3= PS 5/6 C; R4= PG 7/2; R5= LB 4/2 U. Faktor kedua adalah jenis varietas yang terdiri atas 2 taraf yaitu V1= Arabika; V2= Robusta. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan New Multiple Range Test (DNMRT) dengan taraf 5 %. Parameter yang diamati meliputi potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, keserempakan tumbuh, T50, persistensi dormansi, panjang akar, panjang hipokotil, berat basah dan berat kering kecambah normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis rizobakteri berpengaruh nyata terhadap parameter potensi tumbuh maksimum, T50, berat basah dan berat kering kecambah normal. Perlakuan jenis rizobakteri terbaik terdapat pada jenis LB 4/2 U. Perlakuan varietas berpengaruh sangat nyata terhadap parameter potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, kecepatan tumbuh, panjang akar, panjang hipokotil dan berat basah kecambah normal. Jenis varietas terbaik adalah Robusta. Terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan jenis rizobakteri dan jenis varietas terhadap parameter potensi tumbuh maksimum. Kombinasi terbaik didapatkan pada rizobakteri LB 4/2 U dan varietas Arabika.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Dormansi, Kopi, Rizobakteri</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167795</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 19:18:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-27 12:12:17</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>