<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167785">
 <titleInfo>
  <title>DISTRIBUSI SPASIAL UKURAN KOLONI KARANG DI TAMAN WISATA ALAM LAUT KEPULAUAN BANYAK, ACEH SINGKIL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>INTAN MALAYANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas karang keras berdasarkan komposisi genus dan ukuran koloni di kawasan Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Kepulauan Banyak, Aceh Singkil. Pengambilan data dilakukan menggunakan metode transek sabuk sepanjang 50 m dengan lebar 1 m (0,5 m kiri dan kanan garis transek) pada 20 stasiun pengamatan. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa terdapat 41 genus karang keras yang ditemukan. genus Porites merupakan genus yang paling mendominasi dengan kelimpahan sebesar 0,668 (kol/m²), diikuti oleh Acropora dan Montipora dengan kelimpahan masing-masing 0,073 (kol/m²) dan 0,036 (kol/m²). Distribusi ukuran koloni didominasi oleh ukuran sedang, yaitu 10–20 cm dan 21–40 cm, yang menunjukkan komunitas karang berada dalam tahap regenerasi. Ukuran koloni besar (&gt;160 cm) ditemukan dalam jumlah terbatas dan hanya pada stasiun-stasiun tertentu. Perbandingan spasial menunjukkan bahwa kawasan perlindungan memiliki kelimpahan dan jumlah koloni yang lebih tinggi dibanding kawasan padat penduduk. Hal ini mengindikasikan bahwa upaya perlindungan mampu memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan ekosistem terumbu karang.&#13;
&#13;
Kata kunci: terumbu karang, kelimpahan, ukuran koloni, TWAL Kepulauan Banyak, konservasi laut&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167785</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 18:48:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-27 12:04:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>