<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167777">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI TUMBUHAN PAKAN GAJAH SUMATERA DI KAWASAN FEEDING GROUND SEULAWAH, KECAMATAN MUARA TIGA, KABUPATEN PIDIE ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurra Fonna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) merupakan satwa liar endemik yang terancam punah dan dilindungi secara nasional maupun internasional. Salah satu faktor penting dalam konservasi spesies ini adalah ketersediaan pakan alami di habitatnya.  Gajah Sumatera sub spesies dari gajah Asia yang hanya berhabitat di pulau Sumatera. Gajah merupakan mamalia besar yang memiliki bobot 1000 kg, sedangkan Gajah Sumatera memiliki bobot 2000–3000 kg yang berarti gajah sumatera memiliki bobot 2-3 kali lebih besar dari gajah pada umumnya. Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) merupakan anggota dari ordo Proboscidea yang kelestarianya terancam.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan pakan gajah di kawasan Feeding Ground Seulawah, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, serta untuk mengetahui jumlah jenis tumbuhan pakan di dua tipe hutan berbeda, yaitu hutan terbuka dan hutan tertutup. Metode yang digunakan adalah purposive sampling, pengamatan ini dibuat pada hutan terbuka dan hutan tertutup dengan pembuatan plot pengamatan berukuran 1×1 meter  sebanyak 10 plot untuk rumput dan semai, sedangkan pembuatan plot pengamatan berukuran 10×10 meter sebanyak 10 plot untuk pancang dan tiang.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 24 Famili yang terdiri dari 37 jenis tumbuhan pakan pakan gajah sumatera, dengan total 636 individu. Jenis tumbuhan yang paling dominan ditemukan adalah Schoutenia ovata (Walikunkun) dan Melastoma malabathricum (Senduduk) yang masing-masing berjulmah 84 individu, sedangkan jenis tumbuhan yang paling sedikit ditemukan adalah Areca catechu (pinang), Elaeis guineensis (sawit), Cratoxylum formosum (Jambu hutan (jambu uten)), Litsea ordorifera Val (Medang prawas), Syzygium cumini (jamlang), Nauclea orientalis (bangkal/gempal), Annona muricata (sirsak) yang masing-masing berjumlah 1 individu. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jumlah individu dan jumlah jenis spesies tumbuhan ditemukan lebih banyak di hutan terbuka dibandingkan hutan tertutup. Jumlah individu yang ditemukan pada hutan terbuka berjumlah 344 individu, sedangkan pada hutan tertutup ditemukan 299 individu.  Jumlah jenis tumbuhan pada hutan terbuka terdapat 24 jenis sedangkan pada hutan tertutup terdapat 18 jenis tumbuhan,</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FEEDS - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ELEPHANTS</topic>
 </subject>
 <classification>636.085 5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167777</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 18:35:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-19 08:57:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>