<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167771">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH BAHAN ORGANIK PADA BEBERAPA TARAF SALINITAS TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN AWAL TANAMAN KELOR (MORINGA OLEIFERA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUTIARA ULFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman kelor (Moringa oleifera) banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dan mudah tumbuh, namun pengembangannya saat ini terkendala oleh alih fungsi lahan yang semakin luas, sehingga lahan yang tersedia semakin terbatas dan kualitasnya menurun akibat masalah seperti salinitas. Salah satu cara untuk memperbaiki tanah adalah dengan menambahkan bahan organik, seperti pupuk kandang dan kompos. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi pengaruh tingkat salinitas terhadap perkecambahan dan pertumbuhan awal serta dampak salinitas pada tanaman kelor. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun Percobaan (ketinggian 10 mdpl dengan letak 5.5594 LU, 95.3529 BT), Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala serta analisis benih di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala mulai dari Desember 2024 sampai dengan Maret 2025. Penelitian ini dilakukan dengan dua tahap, tahap pertama pengujian terhadap viabilitas dan vigor benih kelor dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok non faktorial. Tahap kedua pengujian terhadap pertumbuhan awal bibit tanaman kelor menggunakan RAK faktorial 4 x 3 dengan 3 ulangan dan menghasilkan 36 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri dari 3 tanaman sehingga total populasi sebanyak 108 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salinitas (NaCl) berpengaruh nyata terhadap perkecambahan dan pertumbuhan awal tanaman kelor. Pemberian bahan organik tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan awal tanaman kelor, namun kombinasi tanah, pupuk kandang, dan arang sekam cenderung memberikan hasil yang lebih baik. Kelor masih dapat mentoleransi NaCl pada tingkat salinitas 50 mM.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167771</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 18:22:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-27 11:52:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>