Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KERAGAMAN SIFAT KUALITATIF DAN KUANTITATIF SAPI BRAHMAN JANTAN DAN BETINA PADA PENGELOMPOKKAN UMUR BERBEDA DI KECAMATAN MEDAN JOHOR KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA
Pengarang
GHALI KHAIRULLAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Eka Meutia Sari - 196712241992122001 - Dosen Pembimbing I
Mohd. Agus Nashri Abdullah - 197108161997021001 - Dosen Pembimbing II
Sukma Aditya Sitepu - 198612082024211010 - Penguji
Cut Intan Novita - 196911131996032001 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2105104010097
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Keragaman Fenotipik Sifat Kualitatif dan Kuantitatif Sapi Brahman Jantan dan Betina pada Berbagai Kelompok Umur di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara
Ghali Khairullah1*, Eka Meutia Sari1,2, Mohd. Agus Nashri Abdullah1,2
1Departemen Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, 2311, Indonesia
2Pusat Penelitian Sapi Aceh dan Ternak Lokal, Fakultas Pertanian,
Universitas Syiah Kuala (USK). Jl. Teuku Nyak Arif, Kopelma Darussalam, Banda Aceh, Aceh, 23111 Indonesia
*Email Penulis Korespondensi: ghali@mhs.usk.ac.id
ABSTRAK
Sapi Brahman merupakan salah satu bangsa sapi potong tropis yang dikenal memiliki ketahanan tinggi terhadap suhu panas, parasit, dan kualitas pakan yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaman sifat kualitatif dan kuantitatif sapi Brahman jantan dan betina berdasarkan kelompok umur yang berbeda di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian dilakukan terhadap 50 ekor sapi Brahman yang terdiri dari 15 ekor jantan dan 35 ekor betina dengan rentang umur 1 sampai 5 tahun. Sifat kualitatif yang diamati meliputi bentuk tanduk, warna kulit, dan warna kaki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sapi betina (100%) tidak bertanduk, sedangkan sapi jantan sebanyak 53,33% bertanduk pendek dan 46,66% bertanduk melengkung ke atas. Warna kulit dan kaki sapi jantan didominasi warna coklat kehitaman sebanyak 15 ekor (30%), sedangkan sapi betina sebanyak 35 ekor (70%) menunjukkan warna putih kehitaman yang menunjukkan dimorfisme seksual. Sifat kuantitatif yang diukur meliputi lingkar dada, panjang badan, tinggi pundak, dan tinggi badan. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata ukuran tubuh meningkat seiring bertambahnya usia. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata ukuran tubuh meningkat seiring bertambahnya usia. Rata-rata lingkar dada sapi jantan meningkat dari 128,00 ± 4,58 cm pada umur 1 tahun menjadi 182,50 ± 5,26 cm pada umur 5 tahun, sedangkan pada sapi betina meningkat dari 159,75 ± 6,55 cm menjadi 185,10 ± 12,39 cm. Panjang badan sapi jantan meningkat dari 155,00 ± 3,00 cm menjadi 201,8 ± 3,10 cm, sedangkan pada sapi betina meningkat dari 179,50 ± 6,14 cm menjadi 209,2 ± 13,61 cm. Tinggi bahu sapi jantan meningkat dari 96,33±2,08 cm menjadi 133.000±5,72 cm, sedangkan pada sapi betina meningkat dari 96,33±2,08 cm menjadi 41.909±20,00 cm. Tinggi badan sapi jantan meningkat dari 135,00±5,00 cm menjadi 192,20±4,35 cm, dan pada sapi betina meningkat dari 168,25±3,86 cm menjadi 196,45±14,47 cm. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya keragaman fenotipik pada sifat kualitatif dan kuantitatif sapi Brahman, yang dipengaruhi oleh jenis kelamin dan kelompok umur. Informasi ini penting untuk mendukung program seleksi genetik, pemuliaan, dan pengembangan ternak lokal yang berkelanjutan.
Kata kunci: Sapi Brahman, sifat kualitatif, sifat kuantitatif, kelompok umur, keragaman genetik, variasi fenotipik
Phenotypic Diversity of Qualitative and Quantitative Traits in Male and Female Brahman Cattle Across Different Age Groups in Medan Johor District, Medan City, North Sumatra Province Ghali Khairullah1*, Eka Meutia Sari1,2, Mohd. Agus Nashri Abdullah1,2 1Departement of Animal Science, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University (USK), Banda Aceh, 2311, Indonesia 2Research Center of Aceh Cattle and Local Livestock Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University (USK). Jl. Teuku Nyak Arif, Kopelma Darussalam, Banda Aceh, Aceh, 23111 Indonesia *Corresponding Author Email: ghali@mhs.usk.ac.id ABSTRACT Brahman cattle are one of the tropical beef cattle breeds known to have high resistance to hot temperatures, parasites, and low feed quality. This study aims to analyze the diversity of qualitative and quantitative traits of male and female Brahman cattle based on different age groups in Medan Johor District, Medan City, North Sumatra Province. The study was conducted on 50 Brahman cattle consisting of 15 males and 35 females with an age range of 1 to 5 years. The qualitative traits observed included horn shape, skin color, and leg color. The results showed that all females (100%) were hornless, while 53.33% of the male cattle had short horns and 46.66% had horns curved upwards. The skin and leg color of males was dominated by blackish brown 15 (30%), while 35 (70%) of the females showed blackish white, indicating sexual dimorphism. The quantitative characteristics measured include chest circumference, body length, shoulder height, and height. The results of descriptive statistical analysis showed that the average body size increased with age. The results of descriptive statistical analysis showed that the average body size increased with age. The average chest circumference of bulls increased from 128.00 ± 4.58 cm at the age of 1 year to 182.50 ± 5.26 cm at the age of 5 years, while in cows it increased from 159.75 ± 6.55 cm to 185.10 ± 12.39 cm. The body length of bulls increased from 155.00 ± 3.00 cm to 201.8 ± 3.10 cm, while in cows it increased from 179.50 ± 6.14 cm to 209.2 ± 13.61 cm. The shoulder height of bulls increased from 96.33±2.08 cm to 133.000±5.72 cm, while in cows it increased from 96.33±2.08 to 41.909±20.00 cm. The body height of bulls increased from 135.00±5.00 cm to 192.20±4.35 cm, and in cows from 168.25±3.86 cm to 196.45±14.47 cm. The results of this study indicate the presence of phenotypic diversity in both qualitative and quantitative traits in Brahman cattle, which are influenced by sex and age group. This information is important to support genetic selection programs, breeding, and sustainable local livestock development. Keywords: Brahman cattle, qualitative traits, quantitative traits, age group, genetic diversity, phenotypic variation
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SALMONELLA SP PADA SAPI BRAHMAN DIARE DI RUMAH POTONG HEWAN KOTA BINJAI SUMATERA UTARA (Vira Rama Dhanti Br Ginting, 2019)
KERAGAMAN SIFAT KUALITATIF DAN KUANTITATIF SAPI ACEH JANTAN PADA KELOMPOK UMUR BERBEDA DI BPTU- HPT INDRAPURI (Fazhar Muhammad Putra Hasibuan, 2024)
PENANGANAN DIARE PADA SAPI POTONG BRAHMAN CROSS DI PT JUANG JAYA ABDI ALAM MEDAN (resli fitri, 2016)
JUMLAH ERITROSIT DAN NILAI HEMATOKRITRNSAPI ACEH DAN SAPI BALI DI KECAMATANRNLEUMBAH SEULAWAH KABUPATENRNACEH BESAR (Baradillah Abdyad, 2014)
KERAGAMAN GENETIK SIFAT KUANTITATIF DAN KUALITATIF SAPI ACEH TERKAIT PELESTARIAN SUMBER DAYA GENETIK TERNAK LOKAL DI KABUPATEN ACEH BESAR (MASDUQI, 2021)