<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167681">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH APLIKASI ISOLAT RIZOBAKTERI INDIGENOUS YANG BERPOTENSI SEBAGAI PGPR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AYUN ARINI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan bahan tanaman penting dan sudah lama dibudidayakan secara intensif oleh petani. Aplikasi mikroorganisme Plant Growth Promoting Rhizobakteri (PGPR) merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk menjaga kualitas lahan pertanian secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan isolat rizobakteri indigenous dan dua verietas bawang merah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Departemen Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, dan Kebun Percobaan 1, Universitas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh. Penelitian ini berlangsung dari bulan Januari-Maret 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 11 x 2 dengan 3 ulangan dengan dua faktor yang diteliti yaitu isolat rizobakteri indigenous (R) dan faktor kedua yaitu varietas (V). Faktor pertama adalah isolat rizobakteri indigenous yang terdiri dari 11 taraf yaitu R0  (Tanpa rizobakteri), R1 (GB 4/1), R2 (GB 4/2), R3 (GB 5/1), R4 (GB 5/2), R5 (GB 6/1), R6 (GB 6/2), R7 (GB 7/1), R8  (GB 7/2), R9 (GB 8/1), dan R10 (GB 8/2). Faktor kedua adalah jenis varietas terdiri dari 2 taraf yaitu V1 ( Bima Brebes) dan V2 (Tajuk). Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, berat basah, dan berat kering umbi bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan isolat rizobakteri berpengaruh sangat nyata terhadap parameter berat basah dan berat kering umbi bawang merah, isolat terbaik yaitu GB 7/1. Varietas berpengaruh sangat nyata terhadap parameter jumlah daun 21 HST, serta berpengaruh nyata terhadap parameter jumlah daun 28 HST dan  jumlah umbi, varietas terbaik yaitu Tajuk. Terdapat interaksi antara rizobakteri dan varietas pada parameter tinggi tanaman 21 HST, berat basah dan berat kering umbi bawang merah, interaksi terbaik yaitu GB 6/1, GB 7/1, DAN GB 7/2.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167681</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 16:38:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-26 17:12:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>