<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167673">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERILAKU GESER BALOK BETON RINGAN BUSA BERTULANG DENGAN AGREGAT PASIR POZZOLAN ALAMI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hafiz Riadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Magister Teknik Sipil</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini  dilakukan dengan tujuan  untuk   mengetahui  perilaku geser  balok beton ringan busa menggunakan pasir  pozzolan sebagai bahan  pengisi.  Pengujian ini  dilaksanakan  di   Laboratorium  Konstruksi  dan   Bahan   Bangunan  (LKBB)  Fakultas Teknik Universitas Syiah  Kuala.  Pada  penelitian  ini  diuji  3 buah  balok  beton ringan busa berukuran 15 x  30 x 220  cm  yang  direncanakan mengalami gagal geser. Hal  ini dilakukan dengan memperkuat kapasitas lentur.  Variabel yang diteliti  adalah  variasi  jarak  sengkang;   20  cm,  25  cm  dan  tanpa  sengkang.   Baik untuk  tulangan utama  maupun tulangan sengkang digunakan tulangan ulir. Mutu leleh baja yang  digunakan untuk tulangan pokok yaitu 415,3 MPa dan 359,S MPa untuk tulangan  sengkang.  Diameter tulangan tekan digunakan 2 diameter 12,6 mm dan  4  diameter  15,6  mm  untuk  tulangan  tarik,  sedangkan tulangan   sengkang digunakan diameter  7,6  mm.  Pasir  pozzolan   yang  digunakan   didatangkan dari Krueng  Raya  Kecamatan Mesjid  Raya.  Agregat  pasir pozzolan  yang  digunakan yang  lolos  saringan  # 4,76  mm.  Selain  perilaku  geser,  juga  dipelajari pola  retak yang  terjadi  pada  balok  beton  ringan  busa.  Hasil  pengujian dibandingkan dengan balok  beton konvensional.  Hasil  penelitian  menunjukkan nilai  kapasitas  geser&#13;
balok  untuk  masing-masing variasi jarak  tulangan sengkang adalah,  untuk  balok dengan jarak  sengkang 20 cm,  kapasitas gesemya = 71,5615  kN;  balok  dengan jarak  sengkang 25 cm, kapasitas gesernya = 63,4626  kN; untuk  balok  beton  busa tanpa sengkang, kapasitas gesernya = 31,0673 kN. Sedangkan untuk balok  beton konvensional denganjarak sengkang 25 cm, kapasitas gesemya = 74,2019 kN.&#13;
&#13;
&#13;
Kata  Kunci  :  Balok  Beton Ringan Busa,  pasir pozzolan, perilaku geser,  pola retak,  kapasitas geser.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167673</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 16:34:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 16:34:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>