<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167667">
 <titleInfo>
  <title>PERILAKU GENERASI Z DALAM KEPUTUSAN MEMBELI MAKANAN PRODUSEN NON-MUSLIM DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Humaira</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi &#13;
perilaku Generasi Z Muslim dalam membeli makanan produksi produsen non&#13;
Muslim serta memahami persepsi mereka terhadap makanan tersebut di Kota Banda &#13;
Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data diperoleh melalui &#13;
wawancara mendalam terhadap 30 responden Generasi Z Muslim yang pernah &#13;
membeli makanan dari produsen non-Muslim, serta dianalisis menggunakan &#13;
bantuan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku &#13;
pembelian Generasi Z dipengaruhi oleh berbagai faktor, faktor yang dominan di &#13;
antaranya faktor kualitas seperti rasa, faktor sosial seperti lingkungan sekitar, faktor &#13;
sosial media seperti Instagram dan Tik-Tok, faktor pribadi seperti selera, faktor &#13;
kebiasaan seperti membeli secara berulang-ulang. Faktor kualitas, seperti rasa, &#13;
kebersihan, dan konsistensi, menjadi aspek yang paling dominan dalam keputusan &#13;
pembelian. Sementara itu, persepsi responden terhadap makanan produksi produsen &#13;
non-Muslim umumnya bersifat terbuka, tidak bersikap tertutup atau menolak secara &#13;
mutlak makanan dari produsen non-Muslim dan kontekstual, tergantung pada &#13;
situasi atau konteks tertentu, selama makanan tersebut tidak mengandung unsur &#13;
haram secara jelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Generasi Z Muslim di &#13;
Banda Aceh memiliki pendekatan konsumsi yang berbasis pengalaman langsung. &#13;
Keputusan mereka tidak semata-mata didasarkan pada identitas produsen, tetapi &#13;
lebih kepada kualitas produk, pengalaman konsumsi, serta validasi sosial dari &#13;
lingkungan sekitar. Penelitian ini memberikan implikasi bagi produsen makanan &#13;
non-Muslim untuk lebih memperhatikan kualitas dan transparansi kehalalan produk &#13;
sebagai strategi menjangkau konsumen Muslim, khususnya generasi muda. &#13;
Kata Kunci: Perilaku Konsumen, Generasi Z, Makanan Non-Muslim, Persepsi, &#13;
Keputusan Pembelian, Banda Aceh</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167667</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 16:28:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-26 17:06:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>