<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167637">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN WARU (HIBISCUS TILIACEUS) PADA EDIBLE COATING BERBASIS KITOSAN TERHADAP FILET IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUCHTAR LUTHFI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Filet ikan nila (Oreochromis niloticus) mudah mengalami kerusakan akibat aktivitas mikroba dan enzim. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh ekstrak daun waru (Hibiscus tiliaceus) dalam edible coating berbasis kitosan terhadap kualitas dan daya simpan filet ikan nila selama penyimpanan dingin (4°C) selama 15 hari. Konsentrasi ekstrak yang digunakan adalah 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4%. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak daun waru mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, polifenol, dan kuinon. Aktivitas antioksidan sangat kuat (IC₅₀ = 6,499 ppm). Ekstrak efektif menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, namun tidak terhadap Salmonella sp. Edible coating mampu menjaga kadar air, menurunkan susut bobot, menstabilkan pH, dan mempertahankan kualitas organoleptik selama penyimpanan. Uji ALT menunjukkan sebagian besar perlakuan berada dalam batas aman konsumsi. Konsentrasi 3% menunjukkan hasil terbaik dalam menjaga mutu fisik dan mikrobiologis filet ikan nila. Penelitian ini menunjukkan potensi ekstrak daun waru sebagai bahan alami dalam edible coating untuk memperpanjang umur simpan produk perikanan secara efektif dan ramah lingkungan.&#13;
Kata kunci : Ikan nila, edible coating, kitosan, daun waru.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167637</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 16:11:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-26 16:57:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>