<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167635">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGUNAAN EKSTRAK DAUN TEH HIJAU (CAMELLIA SINENSIS)  DALAM PENGENCER SITRAT KUNING TELUR TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA BEKU SAPI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ghina Farah Dina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proses pembekuan semen merupakan tahapan kritis yang seringkali menyebabkan penurunan kualitas spermatozoa secara signifikan. Selama proses pembekuan, spermatozoa mengalami serangkaian stres fisiologis, mulai dari pembentukan kristal es intraseluler, perubahan tekanan osmotik, hingga akumulasi radikal bebas. Untuk mencegah penyebab penurunan kualitas spermatozoa selama proses pembekuan dan thawing, maka diperlukan pengencer yang berfungsi menyediakan sumber energi, sebagai agen krioprotektan, melindungi dari kerusakan akibat pembekuan, sebagai buffer untuk mencegah penurunan pH dan meningkatkan volume semen. Salah satu pengencer yang digunakan pada proses pembekuan spermatozoa beku adalah pengencer sitrat kuning telur yang ditambahkan ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis). Teh hijau mengandung senyawa antioksidan berupa polifenol (katekin) yang dapat menangkal radikal bebas penyebab kerusakan &#13;
	Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak daun teh hijau dalam bahan pengencer sitrat kuning untuk mempertahankan kualitas spermatozoa beku sapi Aceh selama proses pembekuan dan setelah thawing. Penelitian ini dilaksanakan di BIB Saree, Aceh Besar untuk menguji kualitas spermatozoa dan Laboratorium Farmakologi, Fakultas Kedokteran Hewan untuk pembuatan ekstrak daun teh hijau. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu penambahan konsentrasi ekstrak daun teh hijau sebanyak 0% (P1), 0,05% (P2), 0,10% (P3), 0,15% (P4). Parameter penelitian adalah motilitas progresif dan viabilitas spermatozoa sapi Aceh. Data yang diperoleh dianalisis dengan analysis of variance (ANOVA) dan jika terdapat perbedaan dilakukan uji Jarak Berganda Duncan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak daun teh hijau dengan konsentrasi yang berbeda pada bahan pengencer sitrat kuning berpengaruh nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SPERM</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CATTLE - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TEA</topic>
 </subject>
 <classification>636.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167635</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 16:09:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 11:44:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>