<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167617">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN SOCIAL COMPARISON DENGAN BODY DISSATISFACTION PADA MAHASISWA PENGGUNA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>GEBRINA RAIHAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Penggunaan media sosial pada mahasiswa terus meningkat secara signifikan dari waktu ke waktu. Penggunaan yang intens dan berlebihan tersebut tidak jarang memunculkan dampak psikologis, salah satunya adalah perbandingan sosial (social comparison). Social comparison adalah kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain sebagai upaya untuk mengevaluasi diri. Kecenderungan ini beresiko menimbulkan body dissatisfaction atau perasaan tidak puas terhadap tubuhnya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara social comparison dengan body dissatisfaction pada mahasiswa pengguna media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 410 mahasiswa aktif jenjang S1 Universitas Syiah Kuala yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala Body Shape Questionnaire-34 (BSQ-34) dengan reliabilitas α = 0,974 dan skala Iowa-Netherlands Comparison Orientation Measure (INCOM) dengan reliabilitas α = 0,766. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara social comparison dan body dissatisfaction dengan nilai koefisien korelasi r = 0,476 dan signifikansi p = 0,001 (p &lt; 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecenderungan individu melakukan social comparison, semakin besar pula tingkat body dissatisfaction yang dialami oleh mahasiswa pengguna media sosial Instagram.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci : Body dissatisfaction, Instagram, Mahasiswa, Social comparison&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167617</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 16:02:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-26 16:28:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>