ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPOR INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPOR INDONESIA


Pengarang

Syamsidar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0092010056

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi., 2003

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perdagangan luar negeri timbul karena pada hakikatnya tidak ada suatu negarapun di dunia ini dapat menghasilkan semua barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan penduduk. Kalaupun berbagai kebutuhan penduduk bisa dihasilkan di dalam negeri, tetapi dalam banyak hal sering lebih murah mengimpor barang-barang yang diperlukan dari luar negeri daripada harus dihasilkan sendiri di dalam negeri.
Penelitian ini berjudul "Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi impor Indonesia", bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi impor Indonesia selama periode waktu 1980 sampai dengan 2001. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, dan Bank Indonesia, dan data lain yang dipublikasikan yang berkenaan dengan penelitian ini.
Untuk menganalisis data yang ada, maka digunakan persamaan regresi linear dengan estimasi menggunakan ordinary least square (OLS). Hasil penelitian dan pengolahan data menunjukkan bahwa pendapatan dalam negeri, nilai tukar dan harga relatif berpengaruh terhadap impor Indonesia. Hasil estimasi menunjukkan bahwa variabel harga relatif dan variabel nilai tukar mempunyai hubungan yang negatif terhadap permintaan impor, yang berarti bahwa apabila variabel-variabel tersebut (variabel harga relatif dan nilai tukar) mengalami kenaikan maka akan menyebabkan terjadinya penurunan terhadap permintaan impor. Sedangkan variabel pendapatan yang diukur dengan PDB mempunyai hubungan yang positif dengan permintaan impor Indonesia, yang berarti pergerakannya adalah searah, dimana jika variabel PDB naik akan menyebabkan permintaan terhadap impor juga mengalami kenaikan. Kenaikan PDB mencerminkan terjadinya kenaikan terhadap pendapatan masyarakat dalam negeri.
Hasil estimasi juga menunjukkan bahwa antar variabel yang digunakan tidak terjadi heterocedasticity maupun auto korelasi. Hal ini terlihat dari banyaknya nilai variabel yang tidak signifikan dan nila DW yang diperoleh sebesar 1,9985 yang lebih besar dari nilai du sebesar 1,66 yang berarti DW berada pada daerah antara du dengan 4- du.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK