<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167601">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN STATUS HARA N, P, DAN K PADA TANAH SAWAH IRIGASI DI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AFRINA WULANDARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penurunan kesuburan tanah sawah akibat budidaya padi yang terus-menerus tanpa pengelolaan hara yang tepat menjadi perhatian utama di Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar. Praktik pertanian yang berlebihan dan tidak berimbang seperti pembakaran jerami dan minimnya penggunaan pupuk organik menyebabkan defisiensi unsur hara penting seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui status hara N, P, dan K pada tanah sawah irigasi di beberapa desa wilayah tersebut, yang nantinya diharapkan dapat memberikan informasi untuk rekomendasi pengelolaan hara secara berkelanjutan.&#13;
Penelitian dilaksanakan di lahan sawah masyarakat Kecamatan Indrapuri dan analisis tanah dilakukan di laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif kuantitatif berbasis survei, sampel tanah diambil secara purposive random sampling dari 12 titik di lahan sawah masyarakat yang terdiri dari dua jenis tanah: Entisols dan Inceptisols. Analisis laboratorium dilakukan untuk mengukur kandungan N-total (dengan metode Kjeldahl), P-tersedia (metode Bray 1), dan K-dd (ekstraksi NH4COOCH3), lalu data diinterpretasikan dengan kriteria dari PPT Bogor (1995) untuk menghasilkan peta sebaran status hara.&#13;
Hasil analisis menunjukkan bahwa status hara N-total, P-tersedia, dan K-dd di seluruh lokasi penelitian berada pada kategori sangat rendah hingga rendah. Hal ini menunjukkan adanya defisiensi unsur hara yang dapat menghambat pertumbuhan dan hasil tanaman padi. Kandungan N-total berkisar 0,06–0,18%, P-tersedia 0,20–4,20 mg/kg, dan K-dd 0,08–0,23 cmol+/kg. Kondisi ini menunjukkan bahwa tanah sawah di Kecamatan Indrapuri belum mampu menyediakan hara esesnsial dalam jumlah yang mencukupi bagi tanaman padi, yang kemungkinan disebabkan oleh rendahnya bahan organik, pencucian hara, serta pengelolaan tanah dan air yang kurang optimal.&#13;
Secara umum, hasil analisis menunjukkan pentingnya penerapan strategi pemupukan yang disesuaikan dengan kondisi spesifik lahan. Unsu N dan P secara konsisten mengalami kekurangan, sehingga masih sangat diperlukan pemupukan. Sebaliknya pada unsur K, pengelolaan harus lebih selektif karena sebagian lokasi telah menunjukkan kandungan kalium yang mencukupi bahkan berlebih. Oleh sebab itu, efisiensi penggunaan pupuk berdasarkan kebutuhan aktual tanah menjadi kunci untuk meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga keberlanjutan lanjutan sawah irigasi di Kecamatan Indrapuri.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167601</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 15:56:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 16:12:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>