Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
MODEL PENDUGAAN UMUR SIMPAN JAGUNG MANIS SEGAR (Zea mays saccharata) PADA SUHU ATMOSFER DAN SUHU RENDAH
Pengarang
Mega Apriesti Puri - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0805106010017
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
635.672
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Di Indonesia jagung manis sangat digemari oleh hampir seluruh masyarakat, namun kekurangan dari jagung manis adalah kandungan nutrisinya sangat mudah rusak segera setelah dipetik. Zat gulanya berangsur-angsur berubah menjadi zat tepung. Perubahan itu akan mengakibatkan jagung manis yang mula-mula terasa manis lambat laun akan berubah menjadi hambar. Penelitian ini bertujuan untuk menduga masa simpan jagung manis berdasarkan laju penurunan total padatan terlarut selama penyimpanan menggunakan persamaan Arrhenius.
Penelitian ini menggunakan komoditi jagung manis segar sebagai bahan baku yang diperoleh dari daerah Aceh Barat. Jagung manis ini merupakan buah segar yang langsung dipetik dari kebun jagung manis. Jagung manis yang baru sampai di Banda Aceh langsung dibersihkan dan disortir berdasarkan ukuran dan kerusakan mekanis. Setelah itu jagung manis segar dikupas kelobotnya. Jagung manis yang telah dikupas kelobotnya selanjutnya dibawa ke Laboratorium Pasca Panen Program Studi Teknik Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh. Jagung manis lalu ditimbang untuk mengetahui bobot awal, analisis awal dilakukan terhadap parameter kadar air, total padatan terlarut dan organoleptik. Setelah dilakukan analisis awal selanjutnya dilakukan penyimpanan pada suhu 300C, suhu 150C dan suhu 50C. Selanjutnya analisa yang sama diulang dan dihentikan sampai panelis menyatakan menolak sampel.
Berdasarkan hasil kuesioner untuk uji organoleptik jagung manis segar, panelis menolak jagung manis yang disimpan pada suhu 300C yaitu sampai hari ke empat, suhu 150C yaitu sampai hari ke tujuh dan suhu 50C yaitu sampai hari ke sepuluh. Total susut bobot pada pada akhir penyimpanan dengan suhu 300C yaitu 31,29%, suhu 150C yaitu 14,98% dan suhu 50C yaitu 24,48%. Total kadar air jagung manis segar dengan suhu 300C yaitu 75,17%, suhu 150C yaitu 75,42% dan suhu 50C yaitu 75,72%. Sedangkan total padatan terlarut jagung manis segar dengan suhu 300C, 150C dan 50C adalah 7,90Brix, 7,950Brix dan 8,050Brix. Model pendugaan laju penurunan kandungan TPT Jagung manis segar selama penyimpanan yaitu k = 20785,273 e-3562(1/T). Validasi model terbaik yang diperoleh adalah pada jagung manis segar yang disimpan dengan suhu 150C.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH LAMA PRE-COOLING DAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP MUTU JAGUNG MANIS RN(ZEA MAYS SACCHARATA) (MAULIDAR, 2014)
PENGGUNAAN SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP SIFAT KIMIA DAN ORGANOLEPTIK PADA JAGUNG MANIS (ZEA MAYS SACCHARATA L.) (Arina Mana Sikana, 2023)
MODEL PENDUGAAN UMUR SIMPAN JAGUNG MANIS SEGAR (ZEA MAYS SACCHARATA) PADA SUHU ATMOSFER DAN SUHU RENDAH (Mega Apriesti Puri, 2013)
PEMANFAATAN LIMBAH TAHU UNTUK MEMPERBAIKIRNSIFAT KIMIA DAN BIOLOGI TANAH PADA TANAMAN JAGUNG MANIS (ZEA MAYS VAR. SACCHARATA STURT L.) (Hidayani, 2014)
PENDUGAAN UMUR SIMPAN BUAH JERUK MANIS (CITRUS SINENSIS) BERDASARKAN KANDUNGAN TOTAL PADATAN TERLARUT DENGAN MODEL ARRHENIUS DAN Q10 (Ria Yuliana, 2018)