<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167593">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS EFISIENSI EKONOMI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI CABAI MERAH DI KABUPATEN BENER MERIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>INAS AMIRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian	Agribisnis (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Skripsi berjudul “Analisis Efisiensi Ekonomi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi pada Usahatani Cabai Merah di Kabupaten Bener Meriah” produksi cabai merah di Kabupaten Bener Meriah menunjukkan fluktuasi yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, meskipun terjadi peningkatan luas panen. Fenomena ini mengindikasikan adanya ketidakefisienan dalam penggunaan faktor-faktor produksi pada tingkat usahatani. Padahal, cabai merah merupakan komoditas hortikultura strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat. Ketidakseimbangan antara luas tanam dan hasil produksi menunjukkan perlunya evaluasi terhadap efisiensi penggunaan input oleh petani agar mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi cabai merah, dan (2) menganalisis tingkat efisiensi ekonomi penggunaan masing-masing faktor produksi pada usahatani cabai merah di Kabupaten Bener Meriah. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap petani cabai merah yang dipilih secara proporsional. Analisis data dilakukan dengan model fungsi produksi Cobb-Douglas untuk mengetahui pengaruh variabel input terhadap output, dan dilanjutkan dengan analisis efisiensi ekonomi menggunakan rasio nilai produk marginal (NPM) terhadap harga input (Px), yaitu Qi = NPMx/Px.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua faktor produksi digunakan secara efisien. Beberapa input seperti benih, pupuk ZA, NPK dan Kapur dolomit memiliki nilai Qi &gt; 1, yang berarti penggunaannya masih dapat ditingkatkan untuk mencapai efisiensi optimal. Sebaliknya, input seperti Trichoderma memiliki nilai Qi &lt; 1, menunjukkan bahwa penggunaannya sudah melebihi kebutuhan optimal dan perlu dikurangi agar biaya produksi lebih efisien. Dengan demikian, optimalisasi penggunaan input produksi menjadi hal penting dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usahatani cabai merah di daerah ini.&#13;
Kata kunci: Efisiensi Ekonomi&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CHILI</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HOT SPICES - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>633.84</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167593</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 15:53:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-25 15:27:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>