<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167559">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PERBANDINGAN SOSIAL TERHADAP BODY DISSATISFACTION MAHASISWI PENGGUNA MEDIA SOSIAL TIKTOK DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>PUTRI NASHUHA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan TikTok sebagai platform visual telah mendorong peningkatan perilaku perbandingan sosial. Pengguna TikTok memiliki kecenderungan untuk membandingkan diri dengan konten kreator yang dilihatnya, namun apabila terjadi ketidaksesuaian maka akan timbul perilaku body dissatisfaction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh perbandingan sosial terhadap body dissatisfaction mahasiswi pengguna media sosial TikTok di Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan studi pustaka sebagai teknik pengumpulan data. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan total responden sebanyak 122 mahasiswi. Landasan teori yang digunakan ialah uses and effect theory. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, diperoleh nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (7,195&gt;1,658) dengan koefisien determinasi 0,301, maka perbandingan sosial memberikan pengaruh sebesar 30,1% terhadap body dissatisfaction pada mahasiswi pengguna media sosial TikTok di Universitas Syiah Kuala. Dengan demikian, terdapat 69,9% faktor lain di luar perbandingan sosial yang turut memengaruhi ketidakpuasan terhadap tubuh. Hasil perhitungan regresi linear menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi sebesar 0,854 dan taraf signifikansi 0,000. Artinya, perbandingan sosial berpengaruh positif terhadap body dissatisfaction mahasiswi pengguna media sosial TikTok di Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menemukan bahwa pada variabel perbandingan sosial, dimensi yang berpengaruh dominan ialah dimensi daya tarik fisik, diikuti dengan dimensi gaya hidup, kekayaan dan dimensi kepribadian. Sementara berdasarkan variabel body dissatisfaction, dimensi orientasi penampilan menempati posisi tertinggi, diikuti oleh kepuasan terhadap bagian tubuh, evaluasi penampilan, klasifikasi berat tubuh, dan disusul oleh dimensi kecemasan akan kegemukan. Untuk itu, diperlukan edukasi literasi media bagi pengguna media sosial, guna menyikapi konten TikTok secara lebih kritis dan tidak menjadikan standar kecantikan digital sebagai patokan dalam menilai diri.&#13;
&#13;
Kata Kunci: TikTok, Perbandingan Sosial, Body Dissatisfaction, Mahasiswi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167559</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 15:36:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-26 09:13:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>