<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167555">
 <titleInfo>
  <title>KESADARAN DAN PENERAPAN STRATEGI MANAJEMEN RISIKO USAHATANI CABAI MERAH DI DATARAN TINGGI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Inayah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam beberapa tahun terakhir, petani cabai merah di dataran tinggi Aceh menghadapi berbagai tantangan berupa risiko produksi, perubahan iklim, serangan hama, dan fluktuasi harga pasar. Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah merupakan sentra produksi cabai merah dengan kondisi geografis yang mendukung budidaya cabai merah, namun tantangan tersebut menuntut petani memiliki kesadaran dan penerapan strategi manajemen risiko yang baik agar pendapatan tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran petani terhadap risiko, penerapan strategi manajemen risiko, serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya.&#13;
Penelitian dilaksanakan pada Maret hingga Juni 2025 dengan jumlah responden sebanyak 100 petani cabai merah di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Sampel ditentukan menggunakan metode quota sampling. Data dikumpulkan melalui survei lapangan dan dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan pola kesadaran dan penerapan strategi manajemen risiko, serta menggunakan analisis regresi logistik ordinal untuk menguji pengaruh variabel tingkat pendidikan, luas lahan, pendapatan di luar usahatani, keberanian mengambil risiko, keikutsertaan dalam kelompok tani, dan lokasi kecamatan.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani 61% tidak sadar akan risiko dan tidak menerapkan strategi manajemen risiko, 37% sadar akan risiko dan menerapkan strategi manajemen risiko, dan 2% sadar akan risiko tetapi tidak menerapkan strategi manajemen risiko. Faktor pendapatan di luar usahatani, luas lahan, dan Kecamatan Ketol terbukti berpengaruh signifikan terhadap kesadaran dan penerapan strategi manajemen risiko usahatani cabai merah, sedangkan faktor tingkat pendidikan, keberanian mengambil risiko, dan keikutsertaan dalam kelompok tani tidak berpengaruh signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan pihak terkait dalam merumuskan kebijakan dan program pendampingan untuk meningkatkan kesadaran serta penerapan strategi manajemen risiko di kalangan petani cabai merah di dataran tinggi Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CHILI</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>RISK MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>HOT SPICES - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>633.84</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167555</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 15:35:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-25 15:43:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>