<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167549">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH BIOFERTILIZER DAN CEKAMAN KEKERINGAN TERHADAP FISIOLOGI DAN HASIL TANAMAN PADI (ORYZA SATIVA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT HUZAIFAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan biofertilizer sebagai amandemen tanah seperti vermikompos, ecofarm dan mikoriza dapat meningkatkan ketahanan tanaman padi terhadap kekeringan dan salinitas. Selain itu penggunaan varietas unggul yang tahan terhadap kekeringan seperti IPB 9G dan Inpago 12 juga merupakan salah satu cara untuk tetap mendapat hasil yang maksimal meskipun dalam kondisi cekaman kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan fisiologi tanaman padi yang diberikan biofertilizer dan mengalami cekaman kekeringan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial split plit plot 3 x 2 x 2 dengan 3 kali ulangan yang terdiri dari 3 faktor, faktor pertama yaitu biofertilizer yang terdiri dari 3 taraf perlakuan : vermikompos, ecofarm dan mikoriza; faktor kedua yaitu kekeringan yang terdiri dari 2 taraf perlakuan: tanpa kekeringan dan kekeringan dan faktor ketiga varietas terdiri dari 2 taraf perlakuan yaitu IPB 9G dan INPAGO 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi biofertilizer dan cekaman kekeringan berpengaruh sangat nyata terhadap beberapa parameter fisiologis dan hasil tanaman padi seperti nilai SPAD (indikator kandungan klorofil daun, berat brangkasan kering, berat biji berisi, panjang akar, indeks ketahanan kekeringan dan indeks sensitivitas kekeringan. Perlakuan mikoriza dan ecofarm secara umum menunjukkan hasil yang lebih baik dalam mempertahankan kondisi fisiologis tanaman padi pada kondisi kekeringan, khususnya dalam meningkatkan nilai SPAD, relative water content, berat brangkasan kering, berat biji berisi, panjang akar, rasio akar tajuk, indeks ketahanan kekeringan dan indeks sensitivitas kekeringan. Varietas IPB 9G juga menunjukkan hasil dan ketahanan kekeringan yang lebih tinggi yaitu 20,53 g rumpun -1 dengan indeks ketahanan kekeringan 1,01 (toleran terhadap cekaman kekeringan).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>RICE - FOOD CROP</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FERTILIZERS - USE</topic>
 </subject>
 <classification>631.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167549</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 15:34:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-28 15:45:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>