<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167419">
 <titleInfo>
  <title>PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI HUBUNGAN BIAYA KEAGENAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZUHRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi dan Bisnis</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini menguji tentang efek dari mekanisme tata Kelola dengan di wakili oleh jumlah dewan direksi, jumlah dewan komisaris dan kepemilikan terkonsentrasi dalam mempengaruhi hubungan biaya keagenan terhadap kinerja perusahaan- perusahaan yang terdaftar di BEI tahun 2019 sampai 2023. Pengujian dilakukan menggunakan analisis regresi moderasi (MRA) menggunakan konsep regresi data panel model EGLS (cross-section weight) untuk mengatasi pelanggaran asumsi klasik. Pengukuran variabel kinerja perusahaan menggunakan proksi laba bersih dibagi total aset / rumus ROA, kemudia variabel biaya keagenan di ukur menggunakan beban operasi atas total penjualan / EXPR. Variabel tata kelola perusahaan yang diwakilkan dewan direksi di proksikan dengan total jumlah dewan tersebut. Kemudian, variabel dewan komisaris di hitung oleh total dewannya dan variabel kepemilikan terkonsentrasi di proksikan dengan persentase kepemilikan saham terbesar. Hasil studi menunjukkan bahwa biaya keagenan berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja perusahaan, dewan direksi tidak berperan sebagai moderator dalam hubungan biaya agen dan kinerja perusahaan dan termasuk jenis homologizer, dewan komisaris tidak berperan sebagai moderator, melainkan sebagai Moderasi homologizer, dan konsentrasi kepemilikan berperan sebagai quasi moderator dalam hubungan biaya agen terhadap kinerja perusahaan.&#13;
Kata kunci: Kinerja Perusahaan, Biaya Keagenan, Dewan Direksi, Dewan Komisaris, Kepemilikan Terkonsentrasi&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FINANCIAL MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <classification>658.15</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167419</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 14:00:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 15:17:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>