<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167391">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KETERWAKILAN PEREMPUAN DI DEWAN PERWAKILAN RAKYAT KABUPATEN ACEH TAMIANG PERIODE 2024-2029</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IHDA ALTAQWADINUR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas llmu Sosial dan Politik (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Aceh Tamiang merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Aceh yang menyelenggarakan pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tamiang penelitian ini terkhususnya keterwakilan perempuan pada periode 2024-2026 yang mengalami penurunan. Penurunan ini mencerminkan kegagalan dalam implementasi kebijakan afirmatif, meskipun kuota 30% keterwakilan perempuan telah diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan. Penelitian ini menggunakan teori keterwakilan dari Hana F. Pitkin yang mencakup empat dimensi keterwakilan: deskriptif, substantif, simbolik, dan formal, Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi, dengan informan yang berasal dari anggota DPRK, calon legislatif perempuan yang tidak terpilih, penyelenggara pemilu, akademisi, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan keterwakilan perempuan DPRK Aceh Tamiang disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain lemahnya komitmen partai politik dalam mendukung calon perempuan, kurangnya dukungan pada masa kampanye, masih terdapat budaya patriarki di masyarakat Aceh Tamiang, serta beban ganda yang dihadapi perempuan. Kondisi ini tidak hanya menghambat keterwakilan secara jumlah, tetapi juga berimplikasi pada menurunnya keterwakilan substansi dan simbolik dalam pengambilan kebijakan. Penelitian ini merekomendasikan agar partai politik meningkatkan komitmen terhadap pencalonan perempuan, menyediakan pelatihan kepemimpinan politik secara berkelanjutan, serta mendorong perubahan budaya politik yang lebih inklusif. Selain itu, diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas pelaksanaan kuota afirmatif dan strategi peningkatan partisipasi perempuan dalam politik lokal. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan keterwakilan perempuan di DPRK Aceh Tamiang dapat meningkat secara kuantitatif dan kualitatif pada masa mendatang.&#13;
Kata Kunci : Keterwakilan perempuan, DPRK Aceh Tamiang, politik lokal,   kebijakan afirmatif, Hana F. Pitkin.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LEGISLATORS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LEGISLATIVE REPRESENTATION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WOMEN - POLITICAL ORGANIZATIONS</topic>
 </subject>
 <classification>328.334</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167391</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 13:40:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 15:15:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>