<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167359">
 <titleInfo>
  <title>ANALISA KEKUATAN CHASSIS MOBIL LISTRIK MALEM DIWA DALIKHA X-4.0 AKIBAT BEBAN DINAMIK MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rendy Hazli Pratama</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan struktur chassis mobil listrik Malem Diwa Dalikha X-4.0 terhadap beban dinamik menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method) dengan perangkat lunak Finite Element Analysis (FEA). Chassis yang digunakan berbahan Aluminium 6061 T6 dipilih karena ringan namun memiliki kekuatan yang cukup tinggi untuk kebutuhan mobil hemat energi. Simulasi dilakukan dengan kondisi pembebanan dinamik tipe steady state dynamics dalam dua skenario: beban normal dan beban maksimum, yang merepresentasikan bobot pengemudi, motor, dan baterai. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada pembebanan normal (650 N), chassis mengalami tegangan maksimum sebesar 44,34 MPa, regangan maksimum 0,0004, dan perpindahan maksimum 2,8 mm. Sementara itu, pada pembebanan maksimum (4550 N), diperoleh tegangan maksimum 310,4 MPa, regangan maksimum 0,003, dan perpindahan maksimum 19,6 mm. Nilai safety factor sebesar 5,8 menunjukkan bahwa chassis masih berada dalam kondisi aman saat menerima beban normal. Namun, pada beban maksimum, struktur berpotensi mengalami deformasi plastis. Hasil ini menunjukkan bahwa chassis dirancang cukup aman dan efisien untuk beban operasional normal, namun perlu perhatian lebih untuk kondisi ekstrem. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan desain struktur kendaraan hemat energi berbasis simulasi dinamis.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167359</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 13:06:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 15:00:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>