KETERGANTUNGAN INSTAGRAM DAN PERILAKU FLEXING PADA MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KETERGANTUNGAN INSTAGRAM DAN PERILAKU FLEXING PADA MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

ADINDA KHAIRUNNISA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Febri Nurrahmi - 198802242015042002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2110102010004

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Instagram merupakan platform yang banyak digunakan bagi kalangan mahasiswa zaman modern seperti sekarang. Instagram bukan hanya sekedar untuk berbagi momen saja tetapi sudah merambah menjadi panggung untuk menampilkan citra sempurna. Penggunaan Instagram secara berlebihan menimbulkan ketergantungan media pada setiap penggunanya. Ketergantungan ini dapat menimbulkan dampak negatif yaitu perilaku flexing. Perilaku flexing merupakan perilaku seseorang yang berlebihan dalam menunjukkan sesuatu seperti mengunggah barang-barang mewah, liburan dan makanan mahal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara ketergantungan Instagram dengan perilaku flexing pada mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan teori ketergantungan media yang dikembangkan oleh Melvin Defluer dan Sandra Ball Roceach. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif eksplanatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur yang dilakukan dengan lima orang mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala yang mengalami ketergantungan pada Instagram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan antara ketergantungan Instagram dengan perilaku flexing pada mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala. Penggunaan Instagram secara intens membentuk ketergantungan pada pengguna Instagram yang akhirnya membentuk dan memperkuat perilaku flexing.

Kata Kunci: Perilaku flexing, Instagram, Ketergantungan Media

ABSTRACT Instagram is a platform that is widely used by modern-day student. Instagram is not just for sharing moments but has penetrated into a stage to present a perfect image. Excessive use of Instagram creates media dependence on each user. This dependence can have a negative impact, namely flexing behavior. Flexing behavior is a person’s excessive behavior in showing something such as uploading luxury items, vacations and expensive food. This study aims to determine how the relationship between Instagram dependence and flexing behavior in Syiah Kuala University Comumnication Science students. This study uses the theory of media dependence developed by Melvin Defluer and Sandra Ball Roceach. The method used is an explanatory qualitative method. Data were collected through semi-structured interviews conducted with five Syiah Kuala University Communication Science students who experienced dependence on Instagram. The results of this study Indicate that there is a relationship between Instagram dependence and flexing behavior in Comunication Science students at Syiah Kuala University. The informants have flexing behavior due to using Instagram intensely. Exposure to content from Instagram can lead to flexing behavior which ultimately creates dependence for its users. Keyword: Flexing behavior, Instagram, Media Dependence

Citation



    SERVICES DESK