<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167281">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS BAHAYA LAHAR VULKANIK GUNUNG API SEULAWAH AGAM MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK LAHARZ DAN QGIS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Khairun Nazli</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gunung Api Seulawah Agam, sebagai salah satu gunung api aktif bertipe A di Provinsi Aceh, memiliki potensi bahaya sekunder berupa aliran lahar yang signifikan, terutama pada musim hujan. Studi ini bertujuan untuk melakukan pemodelan spasial bahaya lahar menggunakan perangkat lunak Laharz yang terintegrasi dengan QGIS. Data Digital Elevation Model (DEM) dari Shuttle Radar Topography Mission (SRTM) digunakan sebagai dasar topografi, sementara input lain berupa volume lahar dan rasio H/L dihitung berdasarkan parameter morfometri gunung. Simulasi dilakukan dalam lima skenario volume (1×10⁵ m³ hingga 1×10⁷ m³) dan empat variasi rasio H/L (0,18–0,22) guna menghasilkan energy cone dan memetakan jalur aliran serta sebaran zona terdampak. Hasil simulasi menunjukkan bahwa aliran lahar mengikuti jalur hidrologi alami dan dapat menjangkau kawasan padat penduduk di wilayah KRB I, khususnya bagian utara gunung. Parameter volume dan arah aliran terbukti sebagai faktor dominan dalam menentukan cakupan bahaya spasial. Kajian ini memberikan kontribusi awal yang penting dalam pemetaan risiko lahar dan dapat dijadikan referensi dalam penyusunan strategi mitigasi bencana berbasis spasial, seperti peta risiko, sistem peringatan dini, dan perencanaan evakuasi masyarakat. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Gunung Api Seulawah Agam, lahar, Laharz, bahaya, rasio H/L.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167281</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 11:55:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 15:33:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>