<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167249">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI PEMASARAN POLITIK DALAM MENINGKATKAN EKSISTENSI PARTAI ACEH DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Rahil</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sejak diberlakukannya Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) pasca Nota Kesepahaman Helsinki 2005, Partai Aceh sebagai partai lokal memiliki kedudukan istimewa di Aceh. Namun, dalam dua pemilu terakhir, perolehan suara Partai Aceh di Kota Banda Aceh mengalami penurunan signifikan. Hal ini menunjukkan adanya tantangan dalam mempertahankan eksistensi partai Aceh di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik. Data dianalisis menggunakan teori pemasaran politik oleh Firmanzah, dengan empat indikator yaitu produk politik, promosi politik, harga politik, dan penempatan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk politik Partai Aceh masih sangat kental dengan narasi perjuangan masa lalu dan simbol identitas lokal, namun kurang menjawab kebutuhan nyata masyarakat perkotaan seperti peluang kerja, pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi. Strategi promosi politik yang dijalankan melalui media sosial, podcast, dan kegiatan sosial belum berjalan optimal karena minimnya manajemen konten, ketidakteraturan publikasi, serta kurangnya segmentasi terhadap pemilih muda. Harga politik yang harus ditanggung partai cukup tinggi karena adanya persepsi negatif, lemahnya kepercayaan publik, serta ketidakmampuan partai dalam membendung praktik money politic yang marak terjadi pada hari pemilihan. Penempatan strategi politik juga belum menyesuaikan dengan kultur dan pola hidup masyarakat kota; kegiatan partai masih cenderung bersifat tradisional dan kurang inovatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan eksistensinya di Kota Banda Aceh, Partai Aceh perlu melakukan reorientasi strategi pemasaran politik secara menyeluruh. Hal tersebut mencakup pembaruan produk politik yang relevan dengan isu-isu kontemporer, peningkatan profesionalisme dalam promosi digital, penguatan komunikasi publik untuk menurunkan harga politik, dan penempatan kader serta program yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat kota. Hambatan internal Partai Aceh meliputi lemahnya konsolidasi, kaderisasi, dan komunikasi politik yang belum mampu menjangkau pemilih secara efektif. Hambatan eksternal mencakup perubahan sosial masyarakat kota serta maraknya politik uang dan manipulasi saat pemilu. Disarankan Partai Aceh dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap strategi pemasaran politik yang selama ini dijalankan.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Strategi Pemasaran Politik, Partai Aceh, Eksistensi Partai,Marketing  Politik, Kota Banda Aceh.&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>POLITICAL PARTIES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MARKETING MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <classification>324.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167249</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 11:39:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-09 14:46:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>