<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167229">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMILU PRESIDEN AS 2024 TERHADAP VOLATILITAS INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMAD DANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Peristiwa politik berskala global seperti pemilu di negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia berpotensi memengaruhi sentimen dan perilaku investor, termasuk di pasar modal negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pemilihan Umum Presiden Amerika Serikat (AS) tahun 2024 terhadap volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode event study untuk mengamati fluktuasi abnormal return IHSG selama periode event window selama 21 hari bursa (T–10 hingga T+10), dengan tanggal 5 November 2024 sebagai hari peristiwa. Perhitungan abnormal return dilakukan menggunakan tiga model estimasi, yaitu Mean Adjusted Model, Market Model, dan Market-Adjusted Model. Selanjutnya, pengujian statistik dilakukan menggunakan one-sample t-test dan paired sample t-test untuk mengevaluasi adanya reaksi pasar serta perbedaan volatilitas sebelum dan sesudah pemilu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat abnormal return yang signifikan pada beberapa hari di sekitar peristiwa, namun secara agregat tidak ditemukan perbedaan yang signifikan dalam volatilitas IHSG sebelum dan sesudah pemilu. Temuan ini mengindikasikan bahwa pasar modal Indonesia merespons informasi secara parsial dan mendukung bentuk semi-kuat dari teori efficient market hypothesis (EMH). Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi investor, regulator, dan pembuat kebijakan dalam menyusun strategi pengelolaan risiko terhadap ketidakpastian politik global. &#13;
Kata Kunci: Volatilitas IHSG, Abnormal Return, Event Study, Efficient Market Hypothesis</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167229</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 11:30:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 14:24:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>