<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167223">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH LAMA PEMANASAN DAN KONSENTRASI EKSTRAK BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA L.) TERHADAP MUTU FISIK DAN ORGANOLEPTIK WARNA EDIBLE CUP DARI RUMPUT LAUT EUCHEUMA COTTONII</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aura Adilla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Seiring meningkatnya jumlah penduduk, volume sampah terutama dari kemasan non-biodegradable turut meningkat, sehingga diperlukan solusi kemasan yang ramah lingkungan. Edible cup berbahan dasar rumput laut Eucheuma cottonii merupakan alternatif inovatif karena kandungan karagenan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu fisik dan organoleptik warna edible cup dengan variasi waktu pemanasan (20, 30, dan 40 menit) menggunakan oil bath bersuhu 130°C dan konsentrasi ekstrak bunga telang (5%, 10%, dan 15%) sebagai pewarna alami. Penelitian dirancang menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dua faktor, masing-masing terdiri dari tiga taraf. Analisis yang dilakukan pada edible cup meliputi analisis kadar air, ketebalan, ketahanan air, daya kembang, warna (L*, a*, b*), uji perubahan warna, serta uji Hedonik warna dan aktivitas antioksidan pada perlakuan terbaik berdasarkan pendekatan De Garmo. Hasil menunjukkan bahwa edible cup pada penelitian ini memiliki kadar air berkisar antara 9,9%–18%, ketebalan 0,26–0,48 mm, ketahanan air 53,33%–66,67%, daya kembang 5%–25%, nilai L* 41,35–78,62, a* -5,7 sampai -9,24, dan b* 2,41–10,89. Berdasarkan uji De Garmo, pelakuan yang menghasilkan edible cup terbaik adalah perlakuan W3T2 (40 menit, 10% telang) dengan nilai inhibisi 14,35%.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167223</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 11:29:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 14:27:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>