Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PROFIL MANAJEMEN DAYAH DI KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
A Mujib Ismail - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0109200050033
Fakultas & Prodi
Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan., 2011
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.2
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Manajemen mempunyai peranan yang penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Manusia berkualitas tinggi hanya mungkin dicapai dengan sistem manajemen pendidikan yang baik. Berarti perlu adanya perubahan manajemen di setiap lembaga pendidikan. Dayah merupakan lembaga pendidikan tradisional Aceh dan tertua di nusantara. Namun keberadaannya selama ini telah melaksanakan manajemen pendidikan sendiri dengan baik, walaupun masih sangat sederhana. Penelitian ini mengkaji tentang profil manajemen dayah di Kabupaten Aceh Besar dengan tujuan penelitian mencakup fungsi-fungsi manajemen pendidikan dalam substansi tugas antara lain kepemimpinan, kurikulum, tenaga akademik, keuangan dan peserta didik. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah unit dayah dan pimpinannya dengan cara meneliti langsung pada empat unit dayah yaitu : Dayah Ulee Titi, Dayah Istiqamatuddin, Dayah Riyadhusshalihin, Dayah Nurul Awal. Untuk mendapatkan data yang akurat dan konkrit, teknik yang dilakukan adalah wawancara dengan pihak yang berwenang, observasi lapangan dan studi dokumentasi melalui arsip-arsip yang berkaitan dengan permasalahan yang muncul dalam penelitian ini. Hasil penelitian adalah: (1) Kepemimpinan dayah yaitu Abu (Teungku) memiliki peranan yang kuat dalam merencanakan, mengkoordinasikan, menggerakkan dan mengawasi semua sumber daya. (2) Kurikulum dayah salafiah berdasarkan kitab kuning. (3) Tenaga akademik dayah salafiah menggunakan istilah Teungku (Abu) sebagai guru dayah salafi yang secara hierarkis terbagi dalam empat tingkatan yaitu Teungku Meunasah, Teungku Rangkang, Teungku Balee, dan Teungku Chik. (4) Pengelolaan keuangan masih dilakukan dengan secara sederhana. (5) Peserta didik ada yang menetap dan ada yang tidak menetap. Ijazah yang akan dikeluarkan dayah tidak dapat dipergunakan untuk melanjutkan pendidikannya pada universitas umum dan tidak dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan pekerjaan yang berstandar nasional.
Kata Kunci : Manajemen Dayah, Mutu, dan Pendidikan
Tidak Tersedia Deskripsi
STUDENTS’ PERCEPTION TOWARD ENGLISH SUBJECT AND THEIR LEARNING OUTCOME (A SURVEY STUDY AT SENIOR HIGH SCHOOLS IN JANGKA BUYA AND BANDAR DUA) (HAFRIZAL, 2021)
THE STUDENTS' PERFORMANCE IN READING COMPREHENSION SKILL (A COMPARATIVE STUDY BETWEEN GENERAL PUBLIC AND PRIVATE ISLAMIC BOARDING SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS ON THE SECOND GRADE IN BANDA ACEH) (Fenny Wiska, 2021)
PERANCANGAN SEKOLAH INKLUSI DI BANDA ACEH (Cut Sannas Saskia, 2016)
PENGELOLAAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN PADA TAMAN KANAK-KANAK PEMBINA KOTA SABANG (Rita Jahiti Tanjung, 2025)
ISLAMIC SENIOR BOARDING SCHOOLS ENGLISH TEACHERS’ ATTITUDE TOWARD INFORMATION COMMUNICATION AND TECHNOLOGY USE IN EFL CLASSROOM (A SURVEY AT ISLAMIC SENIOR BOARDING SCHOOLS IN ACEH) (Alfia Zahara, 2022)