<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167187">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMASI PEMISAHAN BUAH DARI TANDAN BUAH SAWIT DAN KORELASI TERHADAP KUALITAS MINYAK SAWIT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Abdul Kamal Bardan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknologi Hasi Pertanian</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses pemisahan buah dari tandan pada kelapa sawit serta menganalisis korelasi antar parameter kualitas minyak sawit, yaitu kadar air dan kadar asam lemak bebas (FFA). Tiga variabel bebas yang dikaji dalam proses ini meliputi suhu perebusan (130–150°C), waktu perebusan (90–110 menit), dan kecepatan putaran mesin thresher (21–25 rpm). Metode yang digunakan adalah Response Surface Methodology (RSM) dengan rancangan percobaan Central Composite Design (CCD). Respon yang diamati mencakup persentase buah sisa, kadar air, dan kadar asam lemak bebas.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan waktu perebusan memberikan pengaruh signifikan terhadap semua parameter respon. Nilai persentase buah sisa berkisar antara 0,70% hingga 2,72%, kadar air antara 0,55% hingga 0,99%, dan kadar asam lemak bebas antara 0,40% hingga 1,00%. Kondisi optimum diperoleh pada suhu perebusan 144,696°C, waktu 97,887 menit, dan kecepatan putaran mesin 21,803 rpm, dengan nilai desirability sebesar 1,00. Validasi model melalui uji t menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara hasil aktual dan prediksi model.&#13;
&#13;
Analisis korelasi menunjukkan hubungan sangat kuat antara kadar air dan kadar asam lemak bebas (r = 0,9607), sedangkan korelasi antara persentase buah sisa dengan dua parameter lainnya sangat lemah. Hasil ini menegaskan pentingnya kontrol suhu dan waktu perebusan dalam meningkatkan efisiensi pemisahan buah serta menjaga mutu minyak sawit. Optimasi proses ini mendukung pencapaian rendemen minyak sawit yang optimal dan kualitas CPO yang memenuhi standar industri.&#13;
&#13;
Kata kunci: kelapa sawit, perebusan, thresher, RSM, kadar air, asam lemak bebas, pemisahan buah.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167187</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 11:11:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 14:50:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>