<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167131">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN ALAT TANGKAP ANCO DI MUARA SUNGAI ALUE NAGA, BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KURNIA MULIA RAHMAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan perikanan</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masyarakat pesisir Alue Naga di Kota Banda Aceh dikenal sebagai wilayah yang kaya akan sumber daya alam, khususnya di bidang perikanan dan ekowisata. Salah satu alat tangkap yang digunakan oleh nelayan setempat adalah anco, yaitu jaring angkat berbentuk persegi panjang yang dipasang di perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi, dominasi, dan keanekaragaman hasil tangkapan alat tangkap anco di Muara Sungai Alue Naga, Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah experimental fishing dengan partisipasi langsung dalam kegiatan penangkapan serta pengumpulan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap anco berhasil menangkap 18 jenis spesies. Spesies dengan jumlah tertinggi adalah Belanak (Greenback mullet) sebanyak 60 ekor (0,448%) dengan berat 1.651 gram (0,631%), sedangkan jumlah terendah adalah Baronang (Siganus guttatus) sebanyak 1 ekor (0,007%) dengan berat 4 gram (0,002%). Indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H') sebesar 2,039 termasuk dalam kategori sedang, sedangkan indeks dominansi Simpson (C) sebesar 0,236 menunjukkan dominasi rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa alat tangkap anco cenderung menangkap berbagai jenis ikan secara merata tanpa dominasi spesies tertentu. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengelolaan sumber daya perikanan tangkap secara berkelanjutan di wilayah pesisir Banda Aceh.&#13;
Kata Kunci: Alue Naga, Anco, Dominansi, Keanekaragaman, Komposisi Hasil Tangkapan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167131</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 10:44:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 11:03:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>