<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167127">
 <titleInfo>
  <title>DENTIFIKASI HUBUNGAN KEKERABATAN KERBAU (BUBALUSRNBUBALIS) GAYO DAN KERBAU LOKAL ACEH BARAT DAYARNBERDASARKAN ANALISIS SEKUENS DNA MITOKONDRIA GENRNCYTOCHROME-B</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dhaipa Pahlasari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kerbau (Bubalus bubalis) merupakan salah satu hewan ternak yang memiliki peran&#13;
penting dalam sektor pertanian dan peternakan di Indonesia. Keberadaannya tidak hanya&#13;
dimanfaatkan sebagai sumber tenaga kerja dalam pertanian, tetapi juga sebagai&#13;
sumberpangan seperti daging dan susu. Kerbau di Indonesia terdiri dari berbagai populasi&#13;
lokal yang tersebar di beberapa daerah, termasuk kerbau gayo di Bener Meriah dan kerbau&#13;
Aceh Barat Daya. Perbedaan karakteristik morfologi dan adaptasi lingkungan di setiap&#13;
daerah menyebabkan adanya variasi genetik yang signifikan di antara populasi kerbau&#13;
tersebut. Oleh karena itu, penting untuk memahami hubungan kekerabatan antara berbagai&#13;
populasi kerbau guna menjaga keanekaragaman genetik serta mendukung upaya&#13;
konservasi dan peningkatan produktivitas ternak. analisis hubungan kekerabatan hewan&#13;
ternak dapat dilakukan menggunakan berbagai pendekatan, salah satunya adalah analisis&#13;
sekuens DNA mitokondria (mtDNA) gen cytochrome-b.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Februari sampai dengan Juni 2025.&#13;
Pengambilan sampel darah kerbau gayo dilakukan di Kecamatan Bandar Kabupaten Bener&#13;
Meriah dan pengambilan sampel darah kerbau lokal di Kabupaten Aceh Barat Daya&#13;
meliputi 4 kecamatan yakni Blang Pidie, Lembah Sabil, Kuala Bate dan Jeumpa. Analisis&#13;
molekuler sampel kerbau dilakukan di Laboratorium Veteriner, Fakultas Kedokteran&#13;
Hewan Universitas Syiah Kuala dan First base Malaysia. Penelitian ini dimulai dengan&#13;
isolasi DNA menggunakan Genomic DNA mini kit (Geneaid) dan dilanjutkan dengan PCR.&#13;
Primer yang digunakan yaitu primer Forward (Cytb_F) L14841&#13;
(5'AAAAAGCTTCCATCCAACATCTCAGCATGATGAAA-3') dan Reverse (Cytb_R)&#13;
H15149 (5' AAACTGCAGCCCCTCAGAATGATATTT-GTCCTCA-3'). Sekuens hasil&#13;
PCR dilakukan dengan metode Sanger sekuensing. Analisa hasil sekuensing dilakukan&#13;
menggunakan program MEGA 11.0 dan kontruksi pohon filogenetik dilakukan dengan&#13;
metode Test Neighbor-joining tree.&#13;
Berdasarkan analisis filogenetik, jarak genetik, dan komposisi nukleotida, dapat&#13;
disimpulkan bahwa hubungan antara kerbau gayo dan kerbau lokal Aceh Barat Daya&#13;
menunjukkan bahwa meskipun berasal dari provinsi yang sama, kedua populasi ini&#13;
memiliki perbedaan genetik yang cukup signifikan dan hubungan kekerabatan yang jauh.&#13;
Hal ini tercermin dari terbentuknya dua klaster berbeda dalam pohon filogenetik serta&#13;
adanya nilai jarak genetik yang cukup tinggi di antara beberapa individunya (terutama&#13;
antara gayo K4 dan Aceh Barat Daya BL-E dengan nilai 0.0344). Dengan demikian, kedua&#13;
populasi ini kemungkinan memiliki sejarah domestikasi atau adaptasi lokal yang berbeda&#13;
dan perlu dikelola sebagai dua rumpun genetik yang terpisah dalam program konservasi&#13;
dan pemuliaan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167127</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 10:41:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 11:05:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>