<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167089">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN PERFORMA PRODUKSI,  BERAT DAN KOMPONEN TELUR, SERTA KANDUNGAN BAKTERI TELUR AYAM PETELUR ISA BROWN YANG DIPRODUKSI DI KANDANG CLOSE HOUSE DAN OPEN HOUSE PT MABAR FEED INDONESIA, KABUPATEN DELI SERDANG, SUMATERA UTARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nyi Juwita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Selain strain, produktivitas ayam petelur juga dipengaruhi oleh sistem perkandangan. Tipe kandang sangat berkaitan erat dengan kenyamanan ayam sehingga dapat menghasilkan produksi telur secara maksimal. Tipe kandang yang umum dan banyak berkembang di Indonesia adalah kandang tipe open house (OH) dan close house (CH). Salah satu perusahaan besar yang bergerak di bidang peternakan dan distribusi telur ayam adalah PT Mabar Feed Indonesia, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Peternakan ini menerapkan sistem kandang OH dan CH dalam memproduksi telur. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa produksi, berat dan komponen telur, serta kandungan bakteri pada telur ayam ras petelur strain ISA Brown yang dipelihara di dua sistem kandang berbeda, yaitu CH dan OH di PT Mabar Feed Indonesia. &#13;
Penelitian ini dilakukan di peternakan ayam layer PT Mabar Feed Indonesia Layer Farm, Sumatera Utara pada bulan Mei 2025. Analisis komponen telur dilakukan di Laboratorium Ilmu dan Produksi Ternak Unggas, Departemen Peternakan, Universitas Syiah Kuala. Analisis kandungan bakteri pada telur dilakukan di Balai Veteriner Medan.  Penelitian ini menggunakan 530.000 ekor ayam layer strain ISA Brown yang dipelihara dalam 10 kandang OH (total 140.000 ekor) dan 10 kandang CH (total 390.000 ekor) dan telur ayam sebanyak 240 butir, masing-masing 120 butir dari kandang OH dan 120 butir dari kandang CH. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 perlakuan dan 10 ulangan sehingga ada 20 unit percobaan. Unit-unit percobaan merupakan kandang ayam layer ISA Brown,  10 kandang OH  dan 10 kandang CH. Masing-masing kandang OH memiliki 14.000 ekor, sedangkan masing-masing kandang CH memiliki 39.000 ekor ayam layer per kandang. Perlakuan berupa sistem kandang CH dan OH yang digunakan dalam produksi telur. Parameter yang diamati meliputi produktivitas telur, bobot telur, konsumsi ransum, massa telur, FCR, berat dan presentase komponen telur, serta jumlah bakteri untuk mendeteksi adanya kontaminasi bakteri seperti Salmonella spp. dan Escherichia coli. Data yang diperoleh ditabulasi, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan Uji t.&#13;
Hasil analisis uji t tidak memperlihatkan adanya perbedaan yang nyata (P&gt;0,05) pada produksi telur Hen Day Production (HDP), massa telur, dan konversi ransum, serta mortalitas ayam ISA Brown yang dipelihara dalam sistem kandang CH dan OH. Namun, bobot telur dan konsumsi ransum ayam ISA Brown yang dipelihara dalam sistem kandang  CH sangat nyata lebih tinggi (P0,05) pada berat kuning dan kerabang telur ayam ISA Brown yang dipelihara dalam sistem kandang berbeda, tetapi berat putih telur sangat nyata lebih tinggi di CH daripada di OH. Secara persentase tidak ada perbedaan yang nyata pada berat semua komponen telur. Hasil analisis Laboratorium Kesmavet Balai Veteriner Medan memperlihatkan kandungan E. coli,  baik di kandang CH maupun OH, adalah kurang dari 10 CFU/g dan kandungan Salmonella= Negatif/25g.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang nyata tingkat produksi telur, massa telur, konversi ransum, dan mortalitas ayam petelur strain ISA Brown yang dipelihara di kandang close house (CH) dan open house (OH) di Peternakan PT Mabar Feed Indonesia. Namun, bobot telur dan konsumsi ransum sangat nyata lebih tinggi di kandang CH. Bobot albumen sangat nyata lebih tinggi di kandang CH, namun secara persentase tidak ada perbedaan yang nyata pada semua komponen telur,   Semua telur, baik dari kandang CH dan OH aman dikonsumsi.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167089</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 10:18:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 11:22:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>