<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167073">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH VARIETAS CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) DAN DOSIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN  HASIL TANAMAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD DION DIKA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak: Cabai rawit (Capsicum frutescens L) termasuk tanaman hortikultura kelompok tanaman sayuran yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas cabai rawit dan dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, dari bulan Agustus sampai dengan Desember 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial, yang terdiri dari 2 faktor yaitu varietas cabai rawit dan dosis pupuk kandang. Faktor pertama yaitu varietas cabai rawit, terdiri dari Champli Cut (genotipe lokal), Akor 1, dan Akor 2 (genotipe introduksi), serta Jablay (varietas nasional). Faktor kedua adalah dosis pupuk kandang sapi yaitu 10, 20 dan 30 ton ha-1. Penelitian ini terdiri dari 12 kombinasi perlakuan, diulang sebanyak 3 kali hingga menjadi 36 satuan percobaan, dan setiap perlakuan terdiri 2 tanaman maka terdapat 72 tanaman. Parameter yang diamati terdiri dari tinggi tanaman, tinggi dikotomus, jumlah cabang, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat perbuah, panjang buah, diameter buah. Hasil penelitian menujukkan bahwa varietas cabai rawit berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan tinggi dikotomus pada umur 30, 40, 60 dan 75 HST, jumlah cabang pada umur 60 HST, jumlah buah per tanaman, berat perbuah, panjang buah dan diameter buah. Varietas Jablay memiliki pertumbuhan tinggi tanaman dan tinggi dikotomus yang lebih besar, serta menghasilkan bobot buah per tanaman dan diameter buah yang lebih besar. Varietas Champli Cut unggul dalam jumlah cabang dan jumlah buah yang lebih banyak, sementara varietas Akor 1 menghasilkan buah dengan bobot per buah yang lebih besar. Dosis pupuk kandang berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Dosis pupuk kadang yang cenderung dijumpai pada dosis 10 ton ha-1.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167073</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 10:03:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 10:51:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>