<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167057">
 <titleInfo>
  <title>OPTIMASI KONSENTRASI LILIN LEBAH UNTUK MEMPERTAHANKAN KARAKTERISTIK PISANG MAS (MUSA ACUMINATA COLLA) PADA BERBAGAI TINGKAT KEMATANGAN SELAMA PENYIMPANAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>An Nisa Zuhara</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pisang Mas (Musa acuminata Colla) merupakan buah tropis yang mudah rusak, sehingga diperlukan strategi pascapanen untuk mempertahankan kualitasnya. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah pemilihan tingkat kematangan panen yang tepat dan pelapisan kulit buah menggunakan lilin lebah, yang berfungsi menghambat kehilangan air serta memberikan perlindungan terhadap kerusakan mekanis dan mikrobiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh tingkat kematangan dan konsentrasi lapisan lilin lebah terhadap karakteristik fisik, kimia, dan organoleptik pisang mas selama penyimpanan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor, yaitu tiga tingkat kematangan (hijau, hijau-kuning, kuning) dan empat konsentrasi lilin lebah (0%, 8%, 10%, 12%), yang diamati pada 0, 4, 8, dan 12 hari setelah penyimpanan (HSP). Parameter yang diamati meliputi kadar air, susut bobot, total padatan terlarut, vitamin C, tekstur, warna (L, a, b), dan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematangan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air, total padatan terlarut, dan tekstur. Konsentrasi lilin lebah hanya berpengaruh nyata terhadap tekstur pada 12 HSP. Kombinasi pisang hijau dengan lilin 10% pada 8 HSP menghasilkan kadar vitamin C tertinggi. Pisang yang dipanen saat hijau atau hijau-kuning menunjukkan skor organoleptik lebih tinggi. Kombinasi terbaik dalam mempertahankan mutu diperoleh dari perlakuan lilin 10–12% pada pisang hijau atau hijau-kuning.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167057</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 09:42:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 10:35:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>