<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167037">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA KETANGGUHAN MENTAL DENGAN EFIKASI DIRI PADA ATLET PANJAT TEBING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farah Rajuna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Prestasi atlet panjat tebing Aceh dalam lima tahun terakhir menunjukkan penurunan di tingkat kabupaten/kota, meskipun telah dilakukan pembinaan dan pelatihan secara intensif. Aspek psikologis seperti efikasi diri dapat menjadi faktor yang mempengaruhi performa atlit. Efikasi diri adalah keyakinan sejauh mana individu memperkirakan kemampuan dirinya dalam melaksanakan suatu tugas atau tindakan yang diperlukan untuk mencapai suatu hasil tertentu. Efikasi diri salah satunya dapat dipengaruhi oleh kemampun individu menghadapi tekanan yang disebut dengan ketangguhan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ketangguhan mental dan efikasi diri pada atlit panjat tebing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 93 atlet panjat tebing FPTI Aceh melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen Mental Toughness Questionnaire-18 (MTQ-18) dan The General Self-Efficacy Scale (GSE). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif antara ketangguhan mental dan efikasi diri (p&gt;0,05; r=0,404). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi ketangguhan mental seorang atlet, maka semakin tinggi pula efikasi dirinya. Hasil ini menegaskan pentingnya intervensi psikologis untuk membangun ketangguhan mental sebagai upaya peningkatan kepercayaan diri atlet dalam menghadapi kompetisi.&#13;
Kata kunci: Atlet, FPTI Aceh, Efikasi Diri, Ketangguhan Mental, Panjat Tebing&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167037</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 09:10:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 09:47:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>