<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="167031">
 <titleInfo>
  <title>KINERJA PEMERINTAH GAMPONG JAWA DALAM PENANGANAN STUNTING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TRIA FAHRIZI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemerintah Aceh menerbitkan kebijakan mengenai penanganan stunting yaitu Peraturan Gubernur Aceh Nomor 14 Tahun 2019 tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting Terintegrasi di Aceh. Kebijakan ini didasarkan pada pertimbangan bahwa penanganan stunting  ialah salah satu indikator keberhasilan pembangunan kesehatan nasional serta menjadi target dalam agenda pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) sebagai bagian yang tak terpisahkan dari inevstasi sumber daya manusia sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja dan hambatan Pemerintah Gampong Jawa dalam pennaganan stunting. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data penelitian berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Terdapat 5 indikator dalam penilaian kinerja yaitu kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, efektivitas dan kemandirian. Pemerintah Gampong Jawa melakukan Penyuluhan, Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) setiap 3 kali dalam sebulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 2 hambatan dalam menangani stunting di Gampong Jawa yaitu faktor minimnya pasrtisipasi masyarakat dan faktor adanya penyebaran informasi palsu atau hoaks terkait imunisasi. Penelitian ini menggunakan Teori Kinerja oleh Stephen P. Robbins (2006). &#13;
&#13;
Kata Kunci: Kinerja Pemerintah, Stunting, Gampong Jawa&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>167031</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 09:02:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 10:20:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>