<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166969">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS SWOT TERHADAP PENERAPAN ZERO OVER DIMENSION OVER LOADING DALAM MENINGKATKAN KESELAMATAN KENDARAAN ANGKUTAN BARANG OLEH BALAI PENGELOLA TRANSPORTASI DARAT KELAS II ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHIBBUSH SHABARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Praktik Over Dimension Over Loading (ODOL) menjadi penyebab utama kerusakan&#13;
infrastruktur jalan dan meningkatnya kecelakaan lalu lintas di Indonesia, termasuk di&#13;
Provinsi Aceh. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian&#13;
Perhubungan menetapkan kebijakan Zero ODOL. Penelitian ini bertujuan untuk&#13;
menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) dalam penerapan&#13;
kebijakan Zero ODOL oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II&#13;
Aceh serta merumuskan strategi optimalisasi penerapannya. Analisis dilakukan&#13;
menggunakan teori SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang&#13;
dikembangkan oleh Zimmerer, yang menekankan pentingnya evaluasi faktor internal&#13;
dan eksternal dalam strategi organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan&#13;
kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam,&#13;
dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan penerapan&#13;
kebijakan Zero ODOL terletak pada dukungan regulasi dan komitmen kelembagaan&#13;
BPTD. Namun, terdapat kelemahan dalam hal keterbatasan infrastruktur jembatan&#13;
timbang dan kurangnya sumber daya manusia. Peluang terlihat dari meningkatnya&#13;
kesadaran masyarakat akan keselamatan lalu lintas dan potensi kolaborasi lintas&#13;
sektor. Sementara itu, ancaman utama berasal dari resistensi pelaku usaha&#13;
transportasi serta lemahnya penegakan hukum. Penelitian ini menyarankan&#13;
penguatan sinergi lintas sektor, peningkatan fasilitas dan sarana prasarana, serta&#13;
intensifikasi edukasi kepada pelaku usaha dan masyarakat guna meningkatkan&#13;
efektivitas kebijakan Zero ODOL demi keselamatan transportasi darat yang&#13;
berkelanjutan&#13;
Kata Kunci: Zero ODOL, Analisis SWOT, Keselamatan Transportasi, BPTD Kelas&#13;
II Aceh, Kendaraan Angkutan Barang</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166969</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 00:00:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 09:09:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>