<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="166959">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN GEOLOGI DAN KARAKTERISTIK BATUPASIR BERDASARKAN ANALISIS PETROGRAFI PADA KECAMATAN KEUMALA  DAN SEKITARNYA, KABUPATEN PIDIE, PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Siti Azzahra Nur</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keumala, Kabupaten Pidie, Aceh, memiliki kondisi geologi kompleks dengan batupasir &#13;
bernilai ekonomis sebagai bahan konstruksi. Penelitian ini menganalisis karakteristik dan &#13;
kematangan tekstur batupasir melalui analisis petrografi pada setiap formasi. Secara &#13;
geologi regional lembar Banda Aceh, wilayah penelitian terdiri dari batuan sedimen dan &#13;
tersusun atas 4 (empat) formasi yang dimulai dari formasi tertua hingga termuda yaitu &#13;
Formasi Kotabakti (Tukt) terdiri dari litologi batulumpur dan batulanau gampingan, &#13;
batupasir kurang, konglomerat, batugamping, dan tufa; Anggota Pintusatu (Tukts) terdiri &#13;
dari batupasir dan batupasir konglomerat; Anggota Padangtiji (Tuktp) terdiri dari batupasir &#13;
gampingan, konglomerat, batulanau, batugamping kurang, dan Endapan Aluvium (Qh) &#13;
yang terdiri kerikil, pasir, lumpur. Daerah penelitian memiliki litologi batuan yang &#13;
didominasi oleh batupasir dengan karakteristik berbeda-beda, yang diakibatkan oleh proses &#13;
pembentukan dan dipengaruhi oleh perbedaan komposisi mineral, tesktur, serta struktur &#13;
dalam batuan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang persebaran &#13;
litologi, kondisi geomorfologi, struktur geologi, penamaan batuan, serta kematangan &#13;
batupasir di lokasi penelitian. Terdapat dua metode penelitian yang akan dilakukan yaitu &#13;
pemetaan geologi dan analisis petrografi. Metode pemetaan geologi berupa pengamatan &#13;
pada singkapan batuan, pengamatan bentang alam, pengambilan data struktur geologi, data &#13;
measuring section serta pengambilan sampel batuan. Metode analisis petrografi dilakukan &#13;
dengan cara membuat sayatan tipis (thin section) pada sampel untuk mengetahui deskripsi &#13;
batuan secara mikroskopis. Hasil dari penelitian dicapai penulis meliputi beberapa peta &#13;
yaitu peta geologi, peta lintasan, peta geomorfologi, peta pola aliran, dan kolom stratigrafi &#13;
di daerah penelitian. Hasil yang diperoleh dari pemetaan geologi, di dapatkan satuan batuan &#13;
yang diurutkan dari tua ke muda, yaitu satuan Batupasir Batupasir Pintusatu, Kotabakti, &#13;
Batulanau Karbonatan Kotabakti, Batulanau Padangtiji, Batupasir Karbonatan Padangtiji, &#13;
dan Endapan Alluvium. Pada geomorfologi daerah penelitian, ditemukan tiga satuan &#13;
bentuk bentang alam, yaitu bentang alam denudasional dengan perbukitan dan lereng &#13;
dengan erosi kecil (D2), dataran rendah (D5); bentang alam struktural dengan topografi &#13;
bergelombang kuat hingga perbukitan dengan adanya kekar dan patahan (S3), perbukitan &#13;
Antiklin &amp; Sinklin (S9); dan bentang alam fluvial dengan tubuh sungai (F1), dataran banjir &#13;
(F3), dan pematang aluvial &amp; point bar (F4). Berdasarkan hasil analisis petrografi yang &#13;
dilakukan dalam penelitian ini diperoleh penamaan batupasir berupa Feldspathic Wacke, &#13;
Lithic Wacke dan Mudrock serta hasil dari analisis tingkat kematangan batupasir didapatkan &#13;
tingkat kematangan immature di daerah penelitian. &#13;
Kata Kunci: Keumala, Petrografi, Kematangan Tekstur, Batupasir, Mineral.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>166959</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-24 23:30:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-25 09:53:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>